Bupati Madina Klaim Pengunduran Dirinya Tak Disetujui Presiden

Bupati Madina Klaim Pengunduran Dirinya Tak Disetujui Presiden
Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution (kiri) bersama Juru Bicara Tim Kampanye Provinsi Joko Widodo-Ma'ruf Amin Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan. ( Foto: Suara Pembaruan / Arnold Sianturi )
Arnold H Sianturi / JAS Senin, 22 April 2019 | 16:15 WIB

Medan, Beritasatu.com - Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memberikan persetujuan atas pengunduran dirinya sebagai bupati.

"Oleh karena itu, saya minta semua pihak dapat menahan diri, karena bagaimanapun, Bapak Presiden selaku pimpinan tertinggi di negara ini, harus didengarkan saran maupun perintahnya," ujar Dahlan Hasan Nasution melalui rekaman video yang beredar, Senin (22/4/2019).

Dahlan mengungkapkan, surat pengunduran dirinya sebagai Bupati Madina dilatarbelakangi rasa tanggung jawab yang tinggi. Presiden Jokowi sudah cukup banyak memperhatikan Mandailing Natal.

"Dan hal yang tidak enak kita dengar, tuduhan-tuduhan penista agama itu, dalam hal apa? Barangkali sudah jelas kita buat, baik itu secara pribadi maupun kedinasan, bahwa Bapak Presiden itu adalah orang yang kuat agama," katanya.

"Bagi saya seorang Islam dan entah siapa di antara kami yang paling Islam, kita tidak mengetahuinya. Hal yang terjadi, sedikit-sedikit disudutkan dan disampaikan kepada masyarakat. Partai pendukung disebut partai penista agama. Siapa orang yang tidak sakit hati jika dituduh begini?" tanya Dahlan.

Dahlan mengungkapkan, sepanjang hal baik yang sudah diperbuat oleh Presiden Jokowi, bukan hanya jabatan melainkan nyawa dirinya juga sudah disiapkan untuk dikorbankan. Dahlan mengharapkan, masyarakat dapat menahan diri. Masyarakat harus kembali pada hal yang benar.

"Mari, sesuai dengan agama yang kita anut masing-masing, kita penuhi sesuai jalan yang benar. Jangan mau kita terfitnah di sana-sini dan terkoyak di mana-mana. Itu semua untuk apa. Sebaliknya, mari kita semua bersatu padu dan itu yang terbaik untuk kita semua," sebutnya.



Sumber: Suara Pembaruan