Alasan Mundur Tak Lazim, Tjahjo Panggil Bupati Mandailing Natal

Alasan Mundur Tak Lazim, Tjahjo Panggil Bupati Mandailing Natal
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. ( Foto: Puspen Kemdagri )
Aichi Halik / AHL Senin, 22 April 2019 | 18:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo akan memanggil Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution, terkait surat pengunduran diri yang diajukannya.

Menurut Tjahjo, pemanggilan Dahlan dilakukan karena alasan mundur yang kurang tepat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemda Sumut, dan nanti akan kami panggil (bupati) karena ini sebuah proses yang tidak lazim," ujar Tjahjo usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Dahlan diketahui mundur dengan alasan politis, karena paslon Jokowi-Ma'ruf kalah dari Prabowo-Sandi di wilayah yang dipimpinnya.

"Ia seorang bupati yang cukup berhasil di daerahnya, kenapa hanya masalah politis pertimbangannya dia mau mundur. Kalau kami setujui, ini nanti akan menjadi preseden yang buruk," kata Tjahjo.

Mendagri mengatakan bakal memberikan saran terbaik untuk Dahlan, apalagi dia mengajukan surat pengunduran diri yang tidak sesuai prosedur.

"Kemendagri sudah menerima suratnya tetapi surat itu salah alamat, harusnya seorang bupati yang mau mundur suratnya diajukan dulu ke DPRD kemudian hasilnya diserahkan ke gubernur, baru gubernur menyerahkan kepada mendagri," tegas Tjahjo.

Surat pengunduran diri Dahlan tertanggal 18 April 2019 beredar ke publik pada Minggu (21/4/2019). Surat tersebut ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri.

Dalam surat itu, Dahlan menyampaikan pelaksanaan pemilu di Madina Sumut berjalan lancar, aman dan terkendali. Namun hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan karena ternyata Paslon 01 kalah oleh Paslon 02.



Sumber: BeritaSatu TV