Presiden Jokowi Undang Sejumlah Kepala Daerah ke Istana

Presiden Jokowi Undang Sejumlah Kepala Daerah ke Istana
Joko Widodo. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / MPA Senin, 22 April 2019 | 19:44 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang sejumlah kepala daerah di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (22/4). Tampak hadir diantaranya Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, dan Gubernur Bali I Wayan Koster. Pertemuan berlangsung secara tertutup.

Menurut Viktor, Jokowi menanyakan berbagai persoalan daerah, termasuk mengenai pembangunan. “Presiden menanyakan apa masalah pembangunan di NTT? Saya dan teman teman bupati menjelaskan infrastruktur, air bersih, listrik. Beliau perintahkan untuk segera jalan,” ungkap Viktor kepada awak media seusai pertemuan.

Viktor menyatakan, Jokowi memang berkomitmen untuk terus membangun daerah. Pada bagian lain, disinggung mengenai kemenangan cukup telak Jokowi-Ma'ruf di NTT, Viktor mengungkap, hal itu bukan sesuatu yang luar biasa. Pasalnya, sejak awal dirinya sudah menyebut bahwa masyarakat NTT mencintai Jokowi.

“Kami dari awal sudah bilang, kalau NTT itu tidak perlu ada tim sukses. Karena semua dorang NTT itu cinta Jokowi. Jadi bukan kami yang kerja, jadi rakyat cinta Jokowi. Kami ini hanya atur agar orang datang ke TPS (tempat pemungutan suara),” ucap Viktor seraya menambahkan pihaknya tak diminta membuat syukuran. “Suruh kerja malah,” imbuh Viktor.

Sementara itu, Olly menuturkan, para bupati dan wali kota di Sulut memang diundang Jokowi. “Karena beberapa program Pak Presiden akan datang ke Sulawesi Utara, ke proyek-proyek yang kemarin belum diselesaikan dan tidak diresmikan,” kata Olly. Menurut Olly, pertemuan tidak berkaitan dengan perolehan suara Jokowi-Ma'ruf di Sulut.

Sedangkan Wayan Koster menyebut bahwa Jokowi berterima kasih atas raihan suara di Bali. “Ucapkan terimakasih. Di Bali perolehan dari real count (hitung nyata) sekarang sudah mencapai 92%, tentu beliau ucapkan terimakasih, apalagi Pemilu serentak berjalan dengan sukses dan aman. Ada yang kita sampaikan, yang kita inginkan adalah bangun pusat kebudayaan Bali,” ungkap Wayan.



Sumber: Suara Pembaruan