Punya Hubungan Keluarga dengan Tim Prabowo-Sandi, DKPP Diminta Copot Komisioner KPU Ilham Saputra

Punya Hubungan Keluarga dengan Tim Prabowo-Sandi, DKPP Diminta Copot Komisioner KPU Ilham Saputra
Komisioner KPU Ilham Saputra menerima bunga mawar merah dan putih dari para tokoh dalam aksi damai "Kembali Menjadi Indonesia" di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Senin (22/4/2019) sore. ( Foto: Beritasatu Photo / Yustinus Paat )
Yustinus Paat / WM Selasa, 23 April 2019 | 20:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Barisan Advokat Indonesia (BADI) Nur Aris melaporkan komisioner KPU Ilham Saputra ke
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) lantaran mempunyai hubungan saudara dengan salah satu anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Yuga Aden.

BADI minta Ilham dinonaktifkan sementara untuk mencegah konflik kepentingan dan mencegah terjadi kecurangan.

Ilham dilaporkan oleh BADI ke DKPP pada Senin (22/4/2019) siang.

"Kemarin siang kami melaporkan terkait dengan viralnya huhungan bahwa salah satu komisioner KPU memiliki hubungan saudara dengan salah satu tim pemenangan paslon 02," ujar Nur Aris saat dihubungi, Selasa (23/4/2019).

Menurut Nur Aris, sesuai Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017, komisioner KPU yang memiliki hubungan keluarga dengan tim pemenangan, maka wajib memberitahukan kepada publik atau umum agar bisa bersikap netral.

"Sementara yang bersangkutan baru sampaikan setelah viral di medsos baru yang bersangkutan umumkan dan sayangnya pengumuman itu setelah pencoblosan tanggal 17 April, setelah pencoblosan berlangsung dan di medsos yang bersangkutan mengumumkan," terang dia.

Nur Aris mengatakan, seharusnya sejak pembentukkan tim pemenangan 01 dan 02, Ilham Saputra harus mengumumkan dirinya mempunyai hubungan keluarga dengan tim pemenangan 02.

"Kami minta DKPP untuk memberhentikan sementara waktu hingga selesainya pengumuman hasil real count 22 Mei," pungkas Nur Aris.

Ilham dilaporkan terkait Pasal 8 huruf (k) dan Pasal 14 huruf (a) peraturan DKPP Nomor 2 tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

Sementara Ilham Saputra juga sudah menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi sidang DKPP dan menjelaskan situasinya. Ilham menegaskan dirinya bekerja profesional dan kakaknya Yuga juga bekerja secara profesional.

"Saya siap menjelaskan ke DKPP. Saya profesional kok sebagai penyelenggara pemilu yang berintegritas, dan tidak berpihak kepada siapapun. Abang saya juga bekerja profesional," tegas Ilham



Sumber: BeritaSatu.com