TKN Bongkar Modus Klaim Kemanangan Prabowo di Riau dan Babel

TKN Bongkar Modus Klaim Kemanangan Prabowo di Riau dan Babel
Petugas KPPS melayani warga yang akan memberikan hak suaranya di TPS 5 Pondok Benowo Indah yang bertema super hero di Surabaya, Jawa Timur, Rabu 17 April 2019. ( Foto: Antara / Zabur Karuru )
Markus Junianto Sihaloho / HA Rabu, 24 April 2019 | 01:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah sebelumnya membuka dugaan kebohongan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Lampung dan Jakarta, TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin menyampaikan analisisnya atas dugaan kecurangan di Propinsi Riau dan Bangka Belitung.

Kata Wakil Direktur Saksi TKN, Lukman Edy, pihaknya akan membuka kepada publik setiap temuan di daerah yang dianggap janggal. Syaratnya, rekapitulasi suara di wilayah itu sudah mencapai 40 persen sehingga bisa dianggap stabil.

Di Riau, kata Lukman, paslon Jokowi-Ma'ruf Amin memang kalah. Namun sebenarnya tidak sebesar yang diklaim kubu Prabowo-Sandi. Setelah dicek ulang, kubu 02 mengklaim menang 78 persen di Riau. Sementara hasil real count, kemenangan kubu Prabowo-Sandi hanya sekitar 61 persen.

"Mereka (mengklaim, red) menang 78 persen. Faktanya itu hanya perhitungan mereka di 145 TPS. Bandingkan dengan keseluruhan TPS di Provinsi Riau 17 ribuan. Jadi ini sebuah kebohongan yang dipublikasikan," kata Lukman, Selasa (23/4/2019).

Kebohongan itu agar ada framing terhadap publik bahwa seakan-akan Prabowo-Sandi menang mutlak di semua daerah di Pulau Sumatera.

Di Bangka Belitung, lanjut Lukman Edu, kubu Prabowo-Sandi mengklaim menang 60 persenan dan kubu Jokowi-Ma'ruf 39 persenan. Dan dari data real count yang sudah 33 persen dengan grafik stabil, justru Jokowi-Ma'ruf yang menang 64 persen. Kubu Prabowo-Sandi hanya memeroleh 35 persenan.

"Di Babel, mereka juga klaim kemenangan 60 persen, kami 39 persen. Mari kita lihat, data di Babel sudah masuk di kita 33 persen, dan grafiknya sudah stabil. Dan kami menyatakan di Babel menyatakan menang 64 persenan, 02 hanya memperoleh di kisaran 35 persen lebih," ujarnya.

"Kami sisir ke dalam real count mereka, ternyata mereka hanya menghitung di dua TPS saja dan menyatakan menang 60 persen. Padahal ada 3.800 TPS. Bagaimana mungkin dua TPS saja mengklaim menang?" tukas Politikus PKB itu.

Sebelumnya, TKN juga sudah membongkar dugaan pola kecurangan sama ketika kubu Prabowo-Sandi mengklaim menang di Lampung. Kubu 02 mengklaim menang 59,09 persen di Lampung dengan berdasar pada perhitungan di 30 TPS. Kubu Jokowi-Ma'ruf dituding kalah dengan 40,91 persen. Sementara quick count berbagai lembaga survei kredibel menyebut Jokowi-Ma'ruf justru unggul sekitar 57,6 persen berbanding raihan 42,33 persen kubu Prabowo-Sandi.



Sumber: BeritaSatu.com