Ketua BPN Minta Pendukung Prabowo Hadapi Kemungkinan Terburuk

Ketua BPN Minta Pendukung Prabowo Hadapi Kemungkinan Terburuk
Djoko Santoso memberi pidato dalam acara syukuran kemenangan Prabowo-Sandiaga di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Hotman Siregar )
Hotman Siregar / IDS Rabu, 24 April 2019 | 15:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso, mengintruksikan kepada seluruh relawan dan pendukung capres nomor urut 02 untuk berani melawan ketidakadilan dan ketertindasan oleh rezim saat ini.

"Saudara-saudara tak perlu takut, karena berserikat dan berkumpul itu dilindungi UU. Kita tak perlu takut, kita harus lawan," ujar Djoko Santoso saat menghadiri syukuran kemenangan Prabowo-Sandiaga di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

Djoko mengatakan, pendukung Prabowo-Sandi harus siap atas kemungkinan terburuk untuk melawan ketidakadilan itu. Ia juga menginstruksikan daerah-daerah di mana Prabowo menang di Pilpres menggelar syukuran tanpa rasa takut.

Mantan Panglima TNI itu mengatakan berterimakasih kepada emak-emak atas perjuangan di TPS. Ia meminta masyarakat bersyukur atas kemenangan Prabowo-Sandi.

"Kita yakin Prabowo-Sandi menang. Mereka curang terus dan brutal. Namun demikian suara Prabowo-Sandi masih tersisa suara 62%. Kalau tidak dicurangi kita bisa 75%," katanya.

Djoko juga menyatakan, agar para pendukung harus menyiapkan diri baik pikiran, mental dan fisik.

"Kita menyiapkan diri menghadapi situasi yang paling jelek. Negara kita ini sakit. Kehidupan susah. Yang kita rasakan susah mencari keadilan," tandasnya.

Syukuran yang dihadiri ribuan pendukung dan relawan Prabowo-Sandiaga itu juga dihadiri oleh Prabowo. Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara itu seperti Amin Rais, Bachtiar Chamsyah, dan Bachtiar Nasir.



Sumber: Suara Pembaruan