Situng KPU: Keunggulan Jokowi-Ma'ruf Makin Melebar

Situng KPU: Keunggulan Jokowi-Ma'ruf Makin Melebar
Joko Widodo dan pendukungnya. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / AMA Kamis, 25 April 2019 | 10:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul dalam real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tertera pada Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) atas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Bahkan, keunggulan Jokowi-Ma'ruf Amin semakin melebar.

Dari pantauan Beritasatu.com pada portal pemilu2019.kpu.go.id. hingga Kamis (25/4/2019) pukul 09.45 WIB, data yang masuk mencapai 267.323 TPS dari total 813.350 TPS di seluruh Indonesia. Jika dipresentasekan, jumlah tersebut baru mencapai 32,86%.

Paslon Jokowi-Ma'ruf mendapatkan suara sebesar 55,96% dan paslon Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat suara sebesar 44,04%. Selisi suara kedua paslon sekitar 11,92 persen.

Paslon Jokowi-Ma'ruf unggul di sejumlah provinsi, seperti Sumatera Utara, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, NTT, dan Bali. Paslon Prabowo-Sandiaga sementara ini unggul di Sumatra Barat, Jambi, Aceh, Jawa Barat, Banten, Riau, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Komisioner KPU, Viryan, mengatakan situng KPU berfungsi sebagai alat transparansi penghitungan dan rekapitulasi suara pemilu. Masyarakat dipersilakan untuk memantau dan mengawasi data yang direkapitulasi supaya tidak terjadi kesalahan.

Sekalipun publik menemukan data yang salah, kata Viryan, maka data tersebut masih bisa diperbaiki oleh jajaran KPU. "Itulah dampak dari transparansi kerja KPU. Publik bisa mengkoreksi, publik bisa mengkritisi, dan KPU selalu responsif terhadap hak-hak itu," kata Viryan di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019) lalu.



Sumber: BeritaSatu.com