Partai Pengusung Jokowi Berjaya di DIY

Partai Pengusung Jokowi Berjaya di DIY
Ilustrasi Pemilu Legislatif 2019. ( Foto: BeritaSatu Photo )
Fuska Sani Evani / JAS Kamis, 25 April 2019 | 10:47 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Meski proses perhitungan suara Pemilu 2019 masih berlangsung di tingkat kecamatan, PDI Perjuangan (PDIP) menjadi runner-up di tiga wilayah di DIY yakni kabupaten Sleman, Kulonprogo, dan Kota Yogyakarta. Sementara di Kabupaten Gunungkidul Partai Nasdem berhasil menyalip PDIP.

Berdasarkan data real count dari 1,5 persen suara pada Rabu (24/4/2019) petang, atau hitung nyata Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pemilu legislatif tingkat kabupaten/kota, PDIP untuk sementara unggul di Sleman dengan meraih 42,22 persen suara, disusul PKS 14,83 persen dan PKB 8,6 persen. Sedang di Kota Yogya, PDIP meraih 37,99 persen, disusul PAN 15,78 persen, dan Gerindra 11,45 persen.

Di Kulonprogo, berdasar 14 persen suara masuk, PDIP sementara meraih 32,21 persen suara, disusul PAN 12,4 persen dan Gerindra 12,1 persen.

Sedang di Kabupaten Gunungkidul, Partai Nasdem terdata memperoleh suara tertinggi, yakni 28,26 persen suara berdasarkan perhitungan di 2,01 persen persen data yang masuk. Sedangkan PDIP untuk sementara meraih 20,45 persen suara, disusul PKB sebanyak 11,57 persen suara, PAN 10,55 persen dan Demokrat 8,91 persen.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogya, terpaksa menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU), setelah mendapat rekomendasi dari Bawaslu Kota terkait dengan terjadinya pelanggaran di sejumlah TPS di tiga kecamatan.

Ketua KPU Kota Yogyakarta, Hidayat Widodo mengatakan, PSU harus dilaksanakan pada Sabtu (27/4/2019), karena terjadi kesalahan prosedur pemungutan suara di empat TPS, yakni di TPS 2 Bumijo (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI dan DPD RI), TPS 16 Gowongan (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden), Kecamatan Jetis, TPS 4 Prenggan (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden), Kecamatan Kotagede dan TPS 1 di Gunungketur, Kecamatan Pakualaman (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden), DPR RI, dan DPD RI).

Dengan PSU ini, otomatis penghitungan suara di ketiga kecamatan dihentikan sementara, dan akan kembali dimulai setelah pemungutan dan penghitungan suara di KPPS selesai.

Anak Amien Rais

Tiga anak pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, dipastikan akan duduk di kursi parlemen. Anak pertama, Hanafi Rais yang sebelumnya sudah duduk di Senayan, dipastikan akan kembali menduduki kursi di DPR, bersama politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Agus Sulistiyono dan Subardi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Sedang adiknya, atau anak kedua Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais dipastikan menjadi anggota legislatif DPRD DIY periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan Sleman Barat. Sementara, Ahmad Baihaqy Rais, juga diperkirakan akan melaju ke DPRD DIY lewat Kulonprogo.

Dalam Pemilu 2019, empat putra dan putri Ketua Dewan Kehormatan PAN, masuk ke dalam bursa pencalegan, tiga dari Dapil DIY, sedang Ahmad Mumtaz Rais, maju ke kursi DPR RI lewat Dapil Jawa Tengah VI.

Berdasar estimasi sementara, PDIP akan menambah satu kursi lagi, dari sebelumnya satu kursi, menjadi dua dengan menggeser posisi Partai Demokrat. Sementara Golkar, Gerindra, PKS, PAN, dan PKB tetap dengan perolehan satu kursi.

Sejauh ini sudah tiga politikus dari DIY yang hampir pasti lolos ke Senayan. Selain Hanafi Rais, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Agus Sulistiyono dan politikus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Subardi diperkirakan menjadi wakil rakyat di DPR.

Sementara itu, politikus Partai Demokrat, Roy Suryo hingga kini belum bisa dipastikan akan kembali ke Senayan. 



Sumber: Suara Pembaruan