Diduga Kelelahan dan Stres, Anggota KPPS Bengkulu Bunuh Diri

Diduga Kelelahan dan Stres, Anggota KPPS Bengkulu Bunuh Diri
Ilustrasi Pemilu 2019. ( Foto: AFP )
/ YS Kamis, 25 April 2019 | 14:51 WIB

Bengkulu  - Kepolisian Resor Rejang Lebong, Bengkulu, memastikan anggota KPPS yang meninggal dunia di daerah itu, Selasa (23/4/2019), akibat bunuh diri.

Kepala Polres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika, saat mengunjungi Sekretariat KPU Rejang Lebong, Kamis (24/4/2019), mengatakan, anggota KPPS Desa Karang Pinang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, atas nama Alhat Supawi (32), yang meninggal dunia beberapa hari lalu akibat bunuh diri.

Kesimpulan itu dia katakan setelah polisi turun ke lapangan.

"Yang bersangkutan meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara minum racun, sudah ada anggota Polsek Padang Ulak Tanding yang turun ke lokasi," ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan sejauh ini, kata dia, tidak ada faktor lain yang melatar belakangi kasus meninggalnya korban, dan diduga akibat kelelahan maupun stres setelah beberapa hari bertugas di TPS.

Kendati demikian dia masih akan menunggu laporan perkembangan pemeriksaan yang dilakukan anggotanya di lapangan.

Sementara itu, Ketua KPU Rejang Lebong Restu S Wibowo masih menunggu hasil pemeriksaan dari polisi. Sedangkan untuk laporan penyelenggara pemilu di daerah itu mulai dari PPS, PPK dan Linmas yang jatuh sakit kata dia, dialami delapan orang dan bahkan beberapa orang di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.



Sumber: ANTARA