Datangi KPU, BPN Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya Petugas KPPS

Datangi KPU, BPN Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya Petugas KPPS
Para sekjen parpol pengusung Prabowo-Sandi Datangi Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Kamis (25/4/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Yustinus Paat )
Yustinus Paat / FER Kamis, 25 April 2019 | 20:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah sekjen parpol koalisi pengusung Prabowo-Sandiaga Uno, berkunjung ke Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Kamis (25/4/2019). Salah satu tujuan kedatangan mereka adalah menyampaikan rasa belasungkawa terhadap petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur saat menjalankan tugas.

Baca Juga: Petugas KPPS Meninggal Akibat Kelelahan 

"Kami menyampaikan duka cita, belasungkawa, simpati yang teramat besar atas banyaknya penyelenggara pemilihan umum di berbagai tingkat yang meninggal dunia akibat berbagai macam sebab," ujar Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga Ujo, Ahmad Muzani.

Selain Muzani yang merupakan Sekjen Partai Gerindra, hadir juga Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Sekjen PAN Edy Soeparno, Sekjen PKS Mustafa Kamal dan Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria.

Muzani mengatakan, kondisi banyak petugas KPU yang meninggal dunia akan menjadi catatan bagi pihaknya. BPN menyarankan pemilu ke depan tidak membebani banyak pihak.

"KPU telah menjelaskan kepada kami bahwa sudah mengurangi beban TPS yang tadinya maksimal 500 orang menjadi maksimal 300 orang," ungkap Muzani.

Baca Juga: Pemilu Serentak Dinilai Paling Kompleks di Dunia

BPN, kata Muzani, juga menyayangkan sikap pemerintah yang tidak menyetujui asuransi bagi penyelenggara pemilu. Pemerintah seharusnya merespons pengajuan asuransi itu. Pasalnya, penyelenggara pemilu di lapangan berhak mendapatkan perlindungan risiko akibat beratnya penyelenggaraan proses pemilu.

"Kemudian sudah ada upaya untuk mengajukan asuransi bagi setiap penyelenggara KPU. Namun, pengajuan tersebut tidak mendapatkan respon baik sehingga hal itu tentu saja kami sayangkan," pungkas Muzani.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan data yang dihimpun KPU hingga Rabu (24/4/2019) sore, jumlah penyelenggara pemilu yang meninggal dunia mencapai 144 orang dan yang sakit sebanyak 883 orang. Sehingga jumlah total penyelenggara pemilu yang terkena musibah sebanyak 1.027 orang.



Sumber: BeritaSatu.com