Bima Arya: Dukungan PAN ke Prabowo-Sandi Sebatas Pemenangan Pilpres

Bima Arya: Dukungan PAN ke Prabowo-Sandi Sebatas Pemenangan Pilpres
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto yang juga Wali Kota Bogor. ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / JAS Jumat, 3 Mei 2019 | 11:09 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Waketum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto menegaskan keberadaan partainya di Koalisi Indonesia Adil dan Makmur, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) hanya sebatas pemenangan pilpres.

"Ya kan kesepakatan koalisi itu untuk Pemenangan Pilpres," kata Bima Arya kepada Beritasatu.com di Balai Kota, Jumat (3/5).

Dia mengatakan, kondisi itu sama halnya dengan Pilpres 2014 yang hanya selesai sampai dengan pemenangan. Format yang sama, kata Bima, juga dilakukan dalam Pilres 2019.

Untuk itu, PAN akan membentuk forum partai khusus untuk mengevaluasi pilpres, pileg, dan kebijakan partai mengenai tetap akan berlabuh di Koalisi Indonesia Adil dan Makmur Prabowo-Sandi atau di Koalisi Indonesia Kerja, Jokowi-Ma'ruf. Semua opsi mengenai langkah PAN selanjutnya, akan dibahas di Rakernas.

Isu mengenai PAN akan merapat ke koalisi Indonesia Kerja, Jokowi-Ma'ruf bermula ketika Ketum PAN Zulkifli Hasan hadir dalam sebuah acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku di Istana Kepresidenan pada Rabu (24/4/2019).

Keberadaan Zulkifli Hasan di Istana Kepresidenan menimbulkan dugaan partai berlambang matahari itu sudah memberikan sinyal akan merapat ke Jokowi.

Tudingan itu pun diamini oleh wakilnya Bima Arya Sugiarto, menyatakan pertemuan itu pasti sedikit banyak akan membahas arah dukungan PAN pascapemilu 2019.

Meski demikian, Bima yang memang diketahui berseberangan dengan partainya soal dukungan politik, menganggap kebijakan partainya soal koalisi usai pencoblosan akan di tentukan dalam Rakernas.



Sumber: BeritaSatu.com