LIPI: Kinerja DPR 5 Tahun Kedepan Tak Akan Jauh Berbeda dari Sebelumnya

LIPI: Kinerja DPR 5 Tahun Kedepan Tak Akan Jauh Berbeda dari Sebelumnya
Dua anggota KPPS menjaga kotak suara caleg DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kota/kabupaten. ( Foto: Beritasatu TV )
Hotman Siregar / WM Jumat, 3 Mei 2019 | 23:02 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti politik senior LIPI Syarief Hidayat mengatakan, dengan masih dominannya "wajah lama" terpilih lagi menjadi anggota DPR, maka kinerja DPR lima tahun kedepan tidak akan banyak berbeda dengan sebelumnya. Salah satu persoalan mendasar yang menyebabkan buruknya kinerja DPR sejauh ini adalah apa yang saya sebut dengan terminologi Vote Minus Voice.

"Secara umum Indonesia telah cukup berhasil dalam memproduksi vote melalui Pemilihan Umum (Pemilu) yang diselenggarakan secara rutin. Hal ini ditunjukkan oleh tingginya persentase partisipasi dalam Pemilu," kata Syarief kepada Beritasatu.com, Jumat (3/5/2019).

Tetapi, kata dia, vote yang telah dituai melalui Pemilu tersebut, sangat mustahil menghasilkan voice pada pasca Pemilu. Hal itu karena lemahnya peran lembaga representatif, dan tidak bekerjanya fungsi partai politik.

Implikasinya, lanjut dia, vote yang diamanahkan oleh masyarakat pada Pemilu tidak banyak berdampak pada perbaikan kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan pada periode pasca Pemilu.

Pada konteks yang lebih luas, sambung Syarief, secara implisit mengindikasikan bahwa reformasi politik yang berlangsung sejauh ini, baru sampai pada upaya menghadirkan lembaga demokrasi.
Sementara, penguatan kapasitas yang semestinya dimiliki agar dapat menjalankan fungsi institusi, relatif kurang mendapat perhatian yang serius.

"Dengan kata lain, reformasi institusi demokrasi lebih ditujukan pada upaya membangun “Citra Demokrasi” (Democratic Image)," kata Syarief Hidayat.



Sumber: Suara Pembaruan