Garda Matahari: Kalah Pilpres, Gunakan Mekanisme Konstitusional

Garda Matahari: Kalah Pilpres, Gunakan Mekanisme Konstitusional
Garda Matahari menggelar deklarasi ikrar setia konstitusi untuk keutuhan NKRI di Basket Hall Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 5 Mei 2019. ( Foto: Istimewa )
Yustinus Paat / AO Senin, 6 Mei 2019 | 07:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Garda Matahari melakukan deklarasi ikrar setia konstitusi untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Deklarasi yang diikuti ribuan orang itu digelar di Basket Hall Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (5/5).

Koordinator Nasional Garda Matahari Azrul Tanjung mengatakan, Garda Matahari berkumpul untuk menyikapi berbagai isu yang terjadi akhir-akhir ini. Isu tersebut antara lain, ada klaim kemenangan dan juga ada gerakan yang bisa membahayakan persatuan dan kesatuan, terutama ada isu atau ajakan people power.

‘’Kita anggap pilpres ini pertandingan. Ada yang menang dan kalah. Yang kalah silakan protes dan ada mekanisme (konstitusional). Mekanisme itu diatur konstitusi. Ikuti saja itu. Tidak ada jalan lain," kata Azrul. Dia menegaskan people power itu sejatinya sudah terjadi pada 17 April lalu pada saat seluruh rakyat Indonesia datang ke TPS.

Pada saat itu, warga Indonesia telah menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin Indonesia 5 tahun mendatang. "People power sudah terjadi pada saat kita datang ke TPS,’’ tandas dia.

Azrul menyatakan, deklarasi ini diikuti kurang lebih 5.000 orang dari wilayah Jabodetabek. Adapun isi deklarasi tersebut ialah mereka berikrar siap mempertahankan dan setia kepada Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. Selain itu menyikapi situasi politik kehidupan berbangsa dan bernegara, Garda Matahari juga berikrar menjunjung tinggi konstitusi dalam proses berdemokrasi.

"Garda Matahari juga mendukung KPU dan Bawaslu dalam melaksanakan amanah UU. Kami juga berikrar, bersama TNI dan Polri siap membela NKRI dari ancaman inskonstitusional people power yang akan merusak sistem demokrasi Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridai kita semua,’’ ungkap Azrul menutup deklarasi tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com