Tujuh Rektor di Bogor Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Damai Pascapemilu

Tujuh Rektor di Bogor Ajak Masyarakat Ciptakan Situasi Damai Pascapemilu
Rektor IPB Arif Satria (tengah) mewakili tujuh rektor pimpinan perguruan tinggi se-Bogor Raya dalam pernyataan 7 pesan pesan Bogor untuk Indonesia, di IICC, Botani Bogor, Kamis (9/5/2019). ( Foto: beritasatu.com / vento saudale )
Vento Saudale / WM Kamis, 9 Mei 2019 | 21:25 WIB

 

Bogor, Beritasatu.com - Tujuh rektor perguruan tinggi di Bogor sepakat mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya elite politik untuk menjaga kondusivitas sosial dan politik agar terciptanya situasi yang damai, harmonis, dan sejuk setelah Pemilu 2019.

Hal tersebut disampaikan Rektor IPB Arif Satria mewakili tujuh rektor pimpinan perguruan tinggi se-Bogor Raya dalam pernyataan 7 pesan pesan Bogor untuk Indonesia di IICC, Botani Bogor, Kamis (9/5/2019).

Tujuh pesan itu, di antaranya mengajak semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada KPU untuk menyelesaikan tugasnya, mengimbau KPU dan Bawaslu bekerja secara profesional, jujur, dan adil.

Hal lainnya, mengajak seluruh masyarakat tidak terprovokasi, dan mengajak para elite politik menyikapi proses pemilu secara arif dan bijaksana agar tercipta suasana yang dalam dan harmonis.

"Kami meyakini, situasi ekonomi masyarakat akan terganggu bila terjadi ketidaktentraman politik dan sosial. Oleh karena itu, apa yang menjadi ajakan poin-poin di atas dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah bangsa yang besar ini," kata Rektor Arif Satria.

Dari sisi sosial, Arif pun melihat dalam pemilu kali ini, polarisasi kelompok masyarakat begitu kental sehingga banyak ujaran kebencian disampaikan melalui media sosial akhir-akhir ini.

"Bila terus dibiarkan, polarasi itu akan menimbulkan perpecahan dan dampak terburuk merusak semangat persatuan dan kesatuan NKRI," kata Arif.

Untuk itu, dalam bulan Ramadan dimana bulan penuh berkah dan ampunan. Para rektor perguruan tinggi di Bogor menjadikan Ramadan menjadi momentum untuk saling memahami dan memaafkan.

Dalam kesempatan itu, para rektor yang hadir selain IPB, yakni rektor Universitas Pakuan, rektor Ibn Khaldun Bogor, rektor Universita Djuanda, rektor Universitas Nusa Bangsa, rektor STKIP Muhammadiyah Bogor, dan rektor STEI Tazkia.



Sumber: BeritaSatu.com