Jubir BPN Sebut People Power Sudah Terjadi Sejak Lama

Jubir BPN Sebut People Power Sudah Terjadi Sejak Lama
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade. ( Foto: Beritasatu TV )
Hotman Siregar / FER Jumat, 10 Mei 2019 | 18:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade menegaskan bahwa dirinya akan selalu berada di barisan gerakan people power dalam rangka membentuk pemerintahan yang bersih adil dan makmur.

Baca Juga: BPN Tak Akui Kemenangan Kubu 01

"Kami tegaskan bahwa kami akan selalu bersama rakyat untuk memperjuangkan seluruh kepentingan rakyat yang selama ini belum terpenuhi oleh penguasa," ujar Andre Rosiade dalam keterangan tertulisnya yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Andre menjelaskan, pada dasarnya gerakan people power sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia sejak sebelum pencoblosan Pemilu 2019 berlangssung.

"People power kan sudah ada sejak lama. Masyarakat secara partisipatif memberikan dukungan baik moril maupun materiil untuk perjuangan pasangan Prabowo-Sandi," terangnya.

Baca Juga: People Power Dinilai Pembangkangan Terhadap Negara

"Ini merupakan people power yang sebenarnya. Pedagang, petani, nelayan, buruh, guru honorer, hingga masyarakat lapisan bawah lainnya berbondong-bondong memberikan dukungan dan sumbangan dana kepada Prabowo Sandi. Partisipasi mereka karena ingin perubahan," imbuhnya.

Andre juga membantah pengertian people power yang banyak ditafsirkan pihak-pihak yang tak bertanggung jawab selama ini adalah sebagai gerakan intimidasi terhadap penyelenggara negara.

"Tidak benar people power ini berarti intimidasi. Sesuai pesan Pak Prabowo, kami akan selalu menempuh jalur konstitusi," tegas Andre.

Lantas bagaimana jika kecurangan Pemilu yang terjadi sangat masif seperti saat ini tidak mendapat tindaklanjut dari penyelenggara Pemilu?

"Kami serahkan semua kepada rakayat. Rakyat yang menghendaki perubahan namun ada yang berusaha menghalangi. Dan kami akan selalu berada bersama kepentingan rakyat," tandas Andre Rosiade.



Sumber: Suara Pembaruan