Ganjar Sebut Posko Prabowo Jadi Motivasi Menangkan Jokowi di Jateng

Ganjar Sebut Posko Prabowo Jadi Motivasi Menangkan Jokowi di Jateng
Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo (kanan), beserta istri Siti Atiqoh serta putra mereka, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, saat mencoblos di Semarang, Rabu, 17 April 2019. (Foto: Beritasatu Photo / Stefi Thenu)
Fana Suparman / MPA Jumat, 10 Mei 2019 | 19:47 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com- Politikus PDIP, Ganjar Pranowo menyebut kemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Jawa Tengah merupakan hal yang biasa. Namun, Pengarah teritorial Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf itu mengakui keberadaan Posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Jateng melucut semangat relawan dan seluruh unsur pendukung untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf di provinsi yang dikenal sebagai 'kandang banteng' tersebut.

"Kayaknya justru poskonya (Prabowo-Sandi) ditaruh di sana jadi semua semangat. Jadi semua semangat, semua bekerja dan alhamdulillah di Jawa Tengah kondusif ya bekerjanya juga cukup serius," kata Ganjar di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/5).

Ganjar yang juga Gubernur Jateng mengatakan, keberadaan Posko Prabowo-Sandi di Jateng justru membuat kelompok masyarakat dan kelompok ulama semakin solid mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. Kolaborasi kekuatan-kekuatan itu, kata Ganjar yang membuat suara Jokowi melonjak signifikan di Jawa Tengah dibanding Pemilu sebelumnya.

"Jadi posko (Prabowo-Sandi) di sana (Jateng) malah dari awal men-trigger kita untuk semangat. Dan itu terasa betul ketika kampanye terakhir itu di beberapa titik membludak. Solo membuludak, Sukoharjo membludak, Banyumas, Tegal, Brebes itu di luar dugaan kita," katanya.

Ganjar mengakui, terdapat sejumlah wilayah yang di luar dugaan mampu dimenangkan Jokowi-Ma'ruf, seperti Brebes, Tegal, Kebumen, dan Purbalingga. Di beberapa wilayah itu, Ganjar mengalami kekalahan saat bertarung di Pilgub Jateng, namun mampu dimenangkan Jokowi di Pilpres 2019 dengan raihan suara yang cukup besar.

"Ya saya dulu kan kalah di Brebes, tapi sekarang Brebes balik 70% lebih, Tegal juga lompatannya luar biasa. Kebumen juga saya kalah dulu. Purbalingga saya juga kalah tapi Pak Jokowi menang mutlak semua. Mudah-mudahan yang itu tadi ya tidak bikin kita sombong," ungkapnya.



Sumber: Suara Pembaruan