Kivlan Sebut SBY Licik, Waketum Demokrat: Sangat Salah, Tidak Benar, dan Tendensius

Kivlan Sebut SBY Licik, Waketum Demokrat: Sangat Salah, Tidak Benar, dan Tendensius
Mantan Kepala Staf Kostrad (Kakostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen ( Foto: Istimewa )
Carlos KY Paath / WM Jumat, 10 Mei 2019 | 19:59 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Kepala Staf Kostrad, Kivlan Zen menyebut Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai orang licik. Tudingan tersebut dinilai begitu keliru.

Statement Kivlan sangat salah, sangat tidak benar, dan sangat tendensius,” kata Wakil Ketum PD Syarief Hasan kepada wartawan, Jumat (10/5). Untuk diketahui, Kivlan juga menilai SBY tak menginginkan Prabowo Subianto menjadi Presiden.

Justru sebaliknya, menurut Syarief, SBY yang juga Presiden Keenam RI menginginkan Prabowo dapat sukses. “Pak SBY tentu mendukung penuh dan ingin Pak Prabowo bisa sukses jadi Presiden,” ucap Syarief.

Sementara itu, politikus PD, Jansen Sitindaon pun angkat bicara mengenai pernyataan Kivlan. “Kelasnya (Kivlan) jauh benar di bawah Pak SBY, apalagi terkait kontribusinya bagi republik ini,” tukas Jansen.

Di pemerintahan, Jansen mengungkapkan, SBY pernah dipercaya menjadi menteri koordinator politik hukum dan keamanan, menteri pertambangan dan energi, dan Presiden dua periode. Jansen meminta Kivlan tak lagi mengumbar pernyataan mirip terhadap SBY.

“Kivlan dalam sejarah hidupnya memang jadi apa? Kivlan ini tidak usah banyak omonglah,” kata Jansen. Karir militer SBY pun, masih kata Jansen, sangat berbanding jauh dengan Kivlan. Jansen menuturkan, SBY lulusan terbaik Akademi Militer.



Sumber: Suara Pembaruan