Apresiasi Bawaslu, PSI Dorong KPU Perkuat Situng

Apresiasi Bawaslu, PSI Dorong KPU Perkuat Situng
Petugas lepas KPU DKI memasukkan data ke Sistem Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Senin 22 April 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / AO Kamis, 16 Mei 2019 | 23:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara bidang Hukum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest mengatakan, pihaknya mengapresiasi putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hari ini, Kamis (16//5/2019), yang memerintahkan perbaikan sistem dan tata cara serta prosedur dalam proses pemasukan data ke sistem penghitungan (situng) suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bawaslu, kata Rian, adalah lembaga yang sah untuk menyelesaikan masalah pemilu. "Bukan melalui forum-forum liar tanpa kekuatan hukum. Sesuai putusan Bawaslu, perbaikan tata cara dan prosedur dalam input data situng harus segera dilakukan dalam beberapa hari ke depan," ujar Rian di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Rian menegaskan bahwa situng adalah sistem yang sudah ada berdasarkan peraturan sejak 2014. Menurut Rian, situng KPU bukan barang baru. Hanya saja, bedanya pada 2014 pemindaian C1 tidak sebanyak sekarang, di mana pemilihan umum digelar serentak.

"Bisa jadi, ini yang menyebabkan beberapa kesalahan input. Ini adalah konsekuensi pemilu serentak yang merupakan pemilu paling besar dan kompleks sedunia," ujar dia.

Lebih lanjut, Rian mengatakan, satu hal yang jelas dari putusan Bawaslu bahwa situng adalah sistem yang sah dan terus berjalan. Menurut dia, prosedur operasi standar (SOP) yang perlu dibenahi, terutama pada bagian ketelitian dan akurasi input data.

"Apabila ada ketidakakuratan data, tentu kedua pasangan capres dapat dirugikan. PSI mendorong KPU harus perkuat sistem SOP situng," ujar Rian.



Sumber: BeritaSatu.com