Kalah di NTB, Presiden Jokowi Tetap Tinjau KEK Mandalika

Kalah di NTB, Presiden Jokowi Tetap Tinjau KEK Mandalika
Jokowi: RI Bisa Jadi Ekonomi Terkuat Keempat Dunia di 2045 ( Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV )
Novy Lumanauw / AMA Jumat, 17 Mei 2019 | 13:04 WIB

Lombok, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengawali kunjungan kerja ke dua provinsi, NTB dan Bali, pada Jumat (17/5/2019). Meskipun pada Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf Amin kalah di wilayah tersebut.

Presiden Jokowi beserta rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Bandara Internasional Lombok, menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-I.

Setiba di Bandar Udara Internasional Lombok, Presiden bersama rombongan langsung menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang berada di Kabupaten Lombok Tengah.

Di lokasi itu, Presiden Jokowi akan meninjau sejumlah fasilitas yang berada di Pantai Kuta Mandalika. Kepala Negara juga akan melihat langsung ruang terbuka hijau, penataan pedestrian, dan kawasan UMKM yang berada di kawasan Mandalika.

Setelah peninjauan, Presiden Jokowi dan rombongan melaksanakan ibadah salat Jumat di salah satu masjid yang ada di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Dari Provinsi NTB, Presiden Jokowi kemudian melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Bali dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Rencananya, selama berada di Bali, Kepala Negara akan meninjau pelaksanaan Program Dana Desa, di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Kepala Negara dan rombongan akan bermalam di Bali, untuk melanjutkan rangkaian kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.

Turut mendampingi dalam penerbangan menuju Provinsi NTB, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.



Sumber: Majalah Investor