Mardini: Koalisi Adil Makmur Perlu Bergerak dalam Koridor Demokrasi dan Konstitusi

Mardini: Koalisi Adil Makmur Perlu Bergerak dalam Koridor Demokrasi dan Konstitusi
Mardani Ali Sera. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / JAS Jumat, 17 Mei 2019 | 16:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan apapun keputusan Koalisi Adil Makmur terkait hasil Pemilu 2019, mereka perlu bergerak dalam koridor demokrasi dan konstitusi. Keputusan yang diambil pun, kata Mardani, harus dimusyawarahkan bersama.

"Apapun keputusan Koalisi Adil Makmur, sesuai asas pendiriannya bergerak dalam koridor demokrasi dan kosntitusional. Semua keputusan akan selalu dimusyawarahkan bersama," ujar Mardani kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

PKS, kata Mardani, akan tetap bersama dengan Koalisi Adil Makmur. Namun, menurut dia, PKS tidak ingin koalisi berjalan di luar koridor konstitusi dan demokrasi.

"Berbasis dua prinsip ini PKS sedang mengkaji usulan yang proporsional," tandas dia.

Demokrasi, kata Mardani, memerlukan sikap saling menyadari bahwa sistem ini bukan yang terbaik. Namun, menurut dia, demokrasi mempunyai kemampuan menyembuhkan dirinya sendiri.

"Demokrasi mempunyai kemampuan self healing system, sistem penyembuhan mandiri. Kita mesti menjaga demokrasi yang sudah kita jalankan ini berjalan sesuai koridor," imbuh dia.

Lebih lanjut, Mardani mengatakan PKS terus memantau proses Pemilu 2019 yang masih berlangsung terutama tahapan rekapitulasi perolehan suara nasional Pemilu 2019. Dia beranggapan masih ada waktu untuk mempertimbangkan hasil pemilu disengketakan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"PKS terus mencermati proses Pemilu 2019. Kita masih punya waktu hingga 22 Mei dan opsi ke MK," pungkas dia.



Sumber: BeritaSatu.com