IPI Ajak Warga Pesantren Tidak Terlibat Aksi 22 Mei

IPI Ajak Warga Pesantren Tidak Terlibat Aksi 22 Mei
Ketua Umum DPP Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) KH Zaini Ahmad ( Foto: Istimewa )
Yustinus Paat / AO Selasa, 21 Mei 2019 | 01:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pesantren Indonesia (DPP IPI) mengimbau kepada warga pondok pesantren di seluruh Indonesia untuk tidak terlibat dalam aksi 22 Mei 2019 di Jakarta. IPI menyarankan agar para santri berdoa di pesantren agar pengumuman nanti berjalan aman dan lancar tidak seperti yang tergambar di publik.

"Kita mengimbau seluruh pondok pesantren, khususnya yang ada di bawah naungan IPI dan masyarakat Indonesia umumnya agar tidak perlu datang ke Jakarta untuk melakukan aksi. Lebih baik berdoa untuk keamanan bangsa dan negara kita," Kata Ketua Umum DPP IPI, KH Zaini Ahmad di sela-sela acara pemberian santunan kepada yatim dan fakir miskin di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Kiai yang biasa di sapa Gus Zaini ini mengatakan semua pihak harus dapat menahan diri dan apa pun hasil penghitungan KPU harus dihormati dan dihargai. Jika ada kecurangan serahkan ke mekanisme hukum yang ada. "Saya mengajak semua pihak untuk dewasa dalam berfikir dan tindak, jangan mudah terprovokasi dengan isu yang ada," imbau dia.

Gus Zaini juga mengharapkan semua pihak menghargai proses pemilu yang sudah berlangsung dengan aman dan damai. Jika ada pihak yang keberatan dengan hasil pemilu, maka gunakan jalur yang konstitusional.

"Semua pihak jika merasa dirugikan dengan mekanisme pemilu gunakan jalur konstitusi jangan membenturkan masyarakat, ada MK sebagai pemutus sengketa pemilu, ini untuk kebaikan kita semua. Menjaga situasi agar tetap kondusif, aman dan juga tertib adalah tugas kita bersama. Ini demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang kita cintai," pungkas Gus Zaini.



Sumber: BeritaSatu.com