Cak Imin: Tidak Perlu Gunakan Massa untuk Tanggapi Hasil Pilpres

Cak Imin: Tidak Perlu Gunakan Massa untuk Tanggapi Hasil Pilpres
Muhaimin Iskandar. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / AO Selasa, 21 Mei 2019 | 01:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar mengimbau peserta pemilu dan para pendukungnya untuk tidak menggunakan massa dalam merespon hasil Pemilu Serentak 2019. Menurut Cak Imin, kebebasan berpendapat sangat dihormati dalam demokrasi tetapi tetap disalurkan dengan cara konstitusional.

"Tidak perlu melakukan tekanan dengan menggunakan massa. Gunakan mekanisme yang sudah diatur oleh aturan dan konstitusi," ujar Cak Imin di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Cak Imin mengatakan jika keberatan dengan hasil pemilu yang ditetapkan KPU, maka dipersilakan menggunakan mekanisme hukum yang tersedia. Dia mencontohkan, jika persoalan pelanggaran administrasi pemilu, maka bisa dilaporkan ke Bawaslu dan sengketa hasil ke Mahkamah Konstitusi.

"Mekanisme Pemilu menunjukkan bahwa ada tata cara, proses, dan prosedur. Kalau enggak cocok dengan hasil KPU, bisa gugat saja ke Bawaslu. Kalau tidak tuntas di Bawaslu, ya, bawa ke Mahkamah Konstitusi," ujar dia.

Lebih lanjut, Cak Imin mengatakan bahwa tidak perlu ada pengerahan massa dalam merespon hasil Pemilu 2019 yang direncanakan akan diumumkan KPU paling lama 22 Mei mendatang. Dia pun mengimbau seluruh kader PKB untuk menyaksikan pengumuman hasil pemilu melalui televisi, tidak perlu terjun ke jalan.

"Kader PKB pasti diinstruksikan untuk duduk di rumah, menonton TV melihat hasil perolehan suara. Tidak ada kumpul-kumpul. Tidak ada aksi-aksian," pungkas Cak Imin.



Sumber: Suara Pembaruan