KPU Langsung Umumkan Hasil Pemilu 2019

KPU Langsung Umumkan Hasil Pemilu 2019
Ketua KPU Arief Budiman (dua kiri) bersama sejumlah komisioner KPU dalam rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Tingkat Nasional Dalam Negeri provinsi Papua, di Kantor KPU, Jakarta, Senin 20 Mei 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / HA Selasa, 21 Mei 2019 | 01:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan pihaknya langsung menetapkan hasil pemilu serentak 2019 pasca proses rekapitulasi perolehan suara pemilu secara nasional pada Selasa (21/5/2019) dini hari.

KPU, kata Arief, menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara nasional untuk pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg).

"Ya hari ini untuk hasil rekapitulasi, ditetapkan hari ini," ujar Arief usai menetapkan hasil pleno rekapitulasi untuk Provinsi Papua di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Selasa (21/5) dini hari.

Arief mengatakan pihaknya menetapkan hasil rekapitulasi dari 34 provinsi dan 130 lokasi pemilihan luar negeri. Setelah ditetapkan, KPU memberikan waktu 3x24 jam kepada peserta pemilu untuk mengajukan sengketa hasil ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Jadi teman-teman jangan salah, yang kita lakukan malam ini adalah penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara. Setelah itu 3x24 jam akan ada kesempatan, akan ada waktu untuk mereka yang mau mengajukan sengketa ke Mahkamah Konstitusi," ungkap dia.

Jika dalam waktu 3x24 jam atau hingga tanggal 24 Mei tidak ada yang mengajukan sengketa, maka KPU mempunyai waktu tiga hari untuk menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden serta penetapan perolehan suara parpol dan para calegnya.

"Nah, kalau sampai tgl 24 tidak ada pengajuan sengketa maka KPU tiga hari berikutnya (tanggal 25 Mei, 26 Mei, 27 Mei) punya kesempatan untuk menetapkan calon terpilih untuk paslon sama DPD. Tapi kalau untuk partai akan ada penetapan terpilih dan perolehan kursi," pungkas dia.

Lebih lanjut, Arief mengatakan jika ada pihak mengajukan sengketa ke MK, maka KPU akan menunggu hasil putusan MK atas sengketa hasil tersebut. Setelah itu, KPU mempunyai waktu tiga hari pasca putusan MK untuk menetapkan pemenang pemilu 2019.

"Maka KPU harus menunggu sampai keluarnya putusan MK. Nah begitu putusan MK keluar, maka KPU tiga hari kemudian setelah putusan itu akan menetapkan calon terpilih. Tapi kalau tidak ada sengketa, maka tiga hari setelah jadwal pengajuan sengketa berakhir KPU bisa menetapkan," tutur dia.



Sumber: BeritaSatu.com