Dibandingkan 2014, Selisih Suara Jokowi Atas Prabowo Naik 101%

Dibandingkan 2014, Selisih Suara Jokowi Atas Prabowo Naik 101%
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berbincang sesaat, usai mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu 30 Maret 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao. )
Heru Andriyanto / HA Selasa, 21 Mei 2019 | 03:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Calon petahana Joko Widodo (Jokowi) memenangi hasil pemilihan presiden 2019 dengan keunggulan 16,96 juta suara atas rivalnya Prabowo Subianto, menurut hasil penghitungan suara nasional yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (21/5/2019) dini hari.

Pada 2014 lalu, dua orang itu juga berhadapan dalam pemilihan presiden, di mana Jokowi unggul dengan selisih 8,42 juta suara. Kalau diperbandingkan, maka surplus suara Jokowi atas Prabowo naik 101,36% dalam lima tahun.

Meskipun demikian, persentase kemenangan Jokowi tidak melonjak sebesar itu.

Pada 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla mendapat 53,15% suara, unggul atas Prabowo-Hatta Rajasa yang mendapat 46,85% suara.

Sementara pada Pilpres 2019, persentase suara Jokowi yang didampingi Ma'ruf Amin naik sedikit menjadi 55,5%, dibandingkan Prabowo-Sandiaga Uno sebesar 44,5%.

Perbedaan laju peningkatan persentase dan selisih jumlah suara itu karena jumlah suara sah yang diperebutkan juga naik pesat.

Pada 2014, tercatat total 133.574.277 suara sah dalam pemilihan presiden, lalu naik pesat menjadi 154.257.601 suara sah pada Pilpres 2019.

Simak tabel berikut:

Tabel hasil pilpres 2014 dan 2019



Sumber: BeritaSatu.com