Purnawirawan TNI-Polri Bakal Ikut Aksi 22 Mei, Begini Respons Luhut

Purnawirawan TNI-Polri Bakal Ikut Aksi 22 Mei, Begini Respons Luhut
Luhut Binsar Pandjaitan. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / CAH Selasa, 21 Mei 2019 | 05:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 108 purnawirawan TNI-Polri yang tergabung dalam Front Kedaulatan Bangsa akan mengikuti aksi 22 Mei 2019 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU). Para purnawirawan tersebut bertekad mengawal dan melindungi rakyat.

Menanggapi itu, mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Pandjaitan meminta purnawirawan TNI-Polri agar menyikapi kondisi politik secara bijak. Luhut menyatakan, dirinya juga merupakan purnawirawan TNI.

“Apakah hanya mereka yang merasakan (ingin lindungi) rakyat? Saya juga. Mungkin banyak juga di antara mereka itu belum pernah dengar desingan peluru. Saya dan beberapa teman-teman ini kan juga tidak mau melacurkan profesionalisme kami,” kata Luhut di Hotel Akmani, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Pada kesempatan itu, Luhut menyatakan aksi dalam rangka menyampaikan pendapat memang tak dilarang. Hanya saja, Luhut mengingatkan, aksi tersebut tidak berlangsung dengan kekerasan yang dapat merugikan masyarakat.

“Kalau kau mau main-main (melanggar hukum) silakan, kau akan berhadapan hukum. Anda harus berani bertanggung jawab kalau Anda melakukan pelanggaran undang-undang,” tegas Luhut yang kin menjabat Menko Kemaritiman.

Saat memberikan keterangan pers, Luhut didampingi tokoh purnawirawan TNI yakni mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar, dan mantan Wakil Kasad Letjen (Purn) Kiki Syahnakri.



Sumber: Suara Pembaruan