Kenapa Jokowi Ma'ruf Berbicara dari Kampung Deret? Ini Alasannya!

Kenapa Jokowi Ma'ruf Berbicara dari Kampung Deret? Ini Alasannya!
Capres petahana Joko Widodo dan cawapres Ma'ruf Amin menyapa warga usai menyampaikan pidato kemenangannya sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 di Kampung Deret, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). Pidato tersebut menanggapi keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. ( Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc )
Markus Junianto Sihaloho / IDS Selasa, 21 Mei 2019 | 15:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kampung Deret Jakarta, menjadi saksi Jokowi-KH Ma'ruf Amin menyampaikan pernyataan awal atas hasil Pemilu 2019. Sekretaris tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan ada sejumlah makna atas dipilihnya lokasi itu.

Pertama, hal itu menunjukkan Jokowi sebagai sosok pemimpin yang hadir di tengah rakyat. Sehingga pesan yang pertama adalah bagaimana kepemimpinan itu turun ke bawah, berada di tengah rakyat, menyerap aspirasi rakyat, yang kemudian menjadi sebuah kebijakan politik.

"Dengan demikian gap antara harapan rakyat dan keputusan politik itu akan makin berkurang," kata Hasto, yang juga Sekjen PDI Perjuangan, Selasa (21/5/2019).

Kedua, simbolisasi sebuah kemenangan atas pemimpin rakyat dengan legitimasi yang berasal dari rakyat kebanyakan.

Ketiga, Hasto mengatakan Jokowi tidak ingin selebrasi yang berlebihan. Itulah sebabnya TKN memilih lokasi Kampung Deret.

Menurutnya, pilihan itu juga berisi pesan bagi seluruh relawan, partai politik, untuk tidak berlebihan.

"Toh ini kemenangan rakyat. Yang penting kan dengan mandat dari rakyat itu tanggung jawab ke depan untuk membangun kemajuan Indonesia Raya," kata Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com