Lolos ke Senayan, Intan Fauzi Akan Jalankan 7 Program Kerja

Lolos ke Senayan, Intan Fauzi Akan Jalankan 7 Program Kerja
Buka Puasa Hj Intan Fauzi bersama wartawan Parlemen di Graha Inti Fauzi, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019. (Sumber: Investor Daily/Gora Kunjana) ( Foto: Investor Daily/Gora Kunjana )
Asni Ovier / AO Rabu, 22 Mei 2019 | 08:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dipastikan lolos ke DPR, calon anggota legislatif (caleg) Partai Amanat Nasional (PAN) Intan Fauzi telah mencanangkan tujuh program kerja yang bakal dilaksanakan untuk lima tahun ke depan (2019-2024).

“Alhamdulilah saya menjadi wakil rakyat terpilih dari Dapil Jabar VI Kota Bekasi dan Kota Depok, periode 2019-2024. Oleh karena itu, saya akan menyampaikan kepada teman-teman semua rencana serta program kerja yang saya rancang untuk periode 5 tahun yang akan datang,” ujar Intan Fauzi dalam acara buka puasa bersama wartawan parlemen di Graha Inti Fauzi, Jakarta, Selasa (21/5/2019) malam.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula CEO Polmark Indonesia Eep Saefullah Fatah dan Deputy CEO Polmark Indonesia Sandrina Malakiano yang mengungkapkan keberhasilan strategi pemenangan PAN di Pileg 2019, yang salah satunya meloloskan Intan Fauzi ke parlemen.

Namun, sebelum memaparkan ketujuh program kerjanya, Intan Fauzi membeberkan sejumlah fakta tentang pencapaian program kerja dirinya selama menjadi anggota DPR RI Fraksi PAN Periode 2014-2019.

“Selama 8 bulan saya menjadi anggota DPR. Jujur, dalam kurun waktu yang sangat singkat ini, banyak program aspirasi yang saya perjuangkan. Dan alhamdulilah, semua terwujud,” ujar Intan Fauzi yang dilantik sebagai anggota DPR Pergantian Antarwaktu (PAW), dalam Rapat Paripurna DPR ke-28 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2017-2018, 3 Juli 2018.

Dikatakan, ada tiga fungsi DPR yaitu Legislasi, anggaran, dan pengawasan. Bagi dia, fungsi legislatif yang paling utama adalah memperjuangkan aspirasi masyarakat atau konstituennya. Perjuangan aspirasi ini dikemas dalam bentuk program untuk dimasukkan dalam pembiayaan APBN yang ditetapkan bersama antara DPR dengan pemerintah pusat.

“Dari sejumlah aspirasi masyarakat, banyak aspirasi rakyat yang berhasil saya perjuangkan selama tahun anggaran 2018-2019 ini,” katanya.

Aspirasi tersebut, normalisasi dan perkuatan tanggul sepanjang 250 meter di Kemang Pratama Jl Express Raya, Jl Nilam, dan Jl Intan. Pengerjaan selesai 100% periode 30 November 2018 hingga 4 Januari 2019.

Kemudian, penguatan tanggul sepanjang 100 Meter di Jl. Express Raya dengan Bore Pile, Beton K-300, Pembesian. Perencanaan penanganan dimulai Maret 2019 dan pelaksanaan pekerjaan selama 6 bulan serta pembangunan Tanggul Pondok Mitra Lestari (PML) dan perbaikan Pintu Air.

Lalu, perbaikan tanggul Pondok Gede Permai. Kelima, pengerukan di wilayah tol lingkar luar sampai Caman, perbaikan tebing sungai, pengambilan bongkaran gorong-gorong di hilir Caman. Selain itu, penanganan permukiman kumuh di wilayah Bekasi Timur, Medan Satria, dan Bekasi Utara.

Aspirasi lain adalah bantuan stimulan rumah swadaya untuk pembangunan atau peningkatan kualitas sebanyak 1.500 unit rumah. Dari jumlah ini, 750 unit rumah dibangun di Kota Bekasi dan 750 rumah dibangun di Kota Depok. Kedelapan, Pembangunan gedung asrama untuk Pondok Pesantren di Pondok Melati Bekasi dan gedung asrama untuk Pondok Pesantren di Depok.

Ada juga pelatihan uji kompetensi dan sertifikasi Tenaga Konstruksi (100 Orang) bagi warga Depok. Kemudia, pembersihan sifon crossing tol di Perumahan Galaxy, Jakasetia, Bekasi Selatan dan Perumahan Bumi Bekasi Baru, Rawalumbu, Kota Bekasi.

Intan juga akan mendorong pengadaan dan Pemasangan Rambu Lalu Lintas Over Head, Pengadaan dan Pemasangan Rambu Pendahulu Petunjuk Jalan, Pengadaan dan Pemasangan Marka Jalan, Pengadaan dan Pemasangan LPJU Listrik baik di Depok dan Kota Bekasi. Ada pula pelatihan budidaya tanaman dengan sistem hidoponik bagi para pemuda dari berbagai Kecamatan di Depok.

Lalu, satu unit bus sekolah untuk SDIT Almanshuriyah, Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Juga pembangunan jembatan gantung di Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, serta kawasan wisata Hutan Bambu, Kecamatan Bekasi Timur.

Dalam kesempatan itu, Intan Fauzi menyatakan bahwa dirinya memutuskan menjadi caleg dari Dapil Jabar VI dilatarbelakangi semangat pengabdian, meskipun ladang pengabdian itu tidaklah harus menjadi DPR RI.

“Namun bila melakukan pengabdian tanpa memiliki sebuah instrumen yang kuat seperti menjadi anggota DPR RI, tentu sulit bagi saya membuat daerah Kota Bekasi dan Kota Depok ini lebih maju, lebih adil dan lebih sejahtera,” jelasnya.

Menurut dia, sejak awal menjadi wakil rakyat dirinya berkomitmen untuk menjadi pembawa amanah rakyat dari daerah yang dia wakili. Menjadi pembawa pesan, pembawa harapan rakyat dan memperjuangkan harapan-harapan itu supaya terealisasi sehingga dapat dinikmati rakyat sebagai warga negara yang berhak mendapat kesejahteraan dari negara.

“Saya ingin membangun Kota Depok dan Kota Depok supaya lebih maju dengan memperjuangkan anggaran-anggaran di APBN yang pro umat dan pro rakyat. Perjuangan inilah yang bisa saya lakukan di DPR RI nanti,” ucapnya.

Selama proses pencalegan yang lalu, Intan Fauzi merasakan betul yang yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat. Semua aspirasi itu ia dapatkan saat turun ke bawah, turun ke rakyat, hadir di tengah rakyat.

“Saya ajak mereka bicara, diskusi, saya dengar suara mereka, saya dengar kata hati mereka, saya catat keinginan dan harapan mereka. Dari hasil interaksi itu, saya menarik kesimpulan bahwa mereka ingin Negara ini hadir ke tengah masyarakat lewat politik anggaran yang benar-benar memihak rakyat,” katanya.

“Saya berkomitmen, bahwa semua harapan mereka akan saya perjuangkan. Inilah tugas kewajiban saya nantinya, memastikan APBN untuk kesejateraan rakyat,” sambung dia.

Sebagai langkah konkretnya, Intan berjanji akan mengawal dan memastikan anggaran untuk Dapil Jabar VI ini di APBN betul-betul teralokasi. “Setelah itu, saya juga akan turun memastikan anggaran itu sampai di tangan masyarakat,” katanya.

Sementara 7 program yang akan dilaksanakan pada masa bakti 2019-2024, pertama meningkatkan jumlah penerima manfaat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasialan rendah (MBR).

“Jika pada tahun lalu jumlahnya 1500 unit, dalam kurun waktu periode yang akan datang, saya ingin memperjuangkan lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan bantuan RTLH ini. Targetnya sekitar 3000 orang penerima manfaat,” jelasnya.

Kedua, Mewujudkan pembangunan flyover dan underpass di kawasan persimpangan Bulak Kapal, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Ketiga, Pembangunan 1 Unit Palang Perlintasan Kereta Api di Jalan Ampera Raya, Kota Bekasi. Keempat, Pembangunan 1 Unit Palang Perlintasan Makam Pahlawan atau Perlintasan kereta api (KA) Bulak Kapal terletak di Jl Pahlawan, Kota Bekasi.

Kelima, Pembangunan 1 unit Palang Perlintasan Sasak Jarang Sekolah Al Muhajirin di Jl.Pulau Jawa Raya,Sasak Jarang, Bekasi Timur Kota Bekasi. Keenam, Mengawal serta mendorong percepatan pembangunan proyek double-double track (DDT) atau jalur rel dwiganda segmen Cakung-Bekasi sepanjang 12 km. Ketujuh, mendukung percepatan moderninasi Stasiun Bekasi.



Sumber: Investor Daily