Presiden: TNI-Polri Akan Tindak Tegas Para Perusuh

Presiden: TNI-Polri Akan Tindak Tegas Para Perusuh
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi kepada pihak-pihak yang mengganggu persatuan dan kesatuan. ( Foto: Beritasatu TV )
Carlos KY Paath / HA Rabu, 22 Mei 2019 | 17:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, dirinya terbuka untuk menjalin kerja sama dengan pihak mana pun. Terlebih kerja sama itu untuk memajukan negara.

“Saya membuka diri kepada siapa pun untuk bersama-sama, untuk bekerja sama membangun negara ini. Memajukan negara ini,” kata Jokowi saat jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

Berikutnya ada juga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Pada kesempatan itu, Jokowi juga menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan.

“Tetapi saya juga tidak memberikan toleransi kepada siapa pun juga yang akan menganggu keamanan, yang akan mengganggu proses-proses demokrasi dan yang mengganggu persatuan negara yang amat kita cintai ini,” tegas Jokowi.

Jokowi pun menyatakan bahwa para perusuh akan ditindak.

“Kita tidak akan memberikan ruang untuk perusuh-perusuh. Yang akan merusak negara kita, akan merusak NKRI. Tidak ada pilihan. TNI dan Polri akan menindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” imbuh Jokowi.

Di sisi lain, Jokowi menuturkan, seluruh pihak semestinya saling menghormati di bulan suci ramadan. “Ini adalah bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Bulan yang penuh ampunan. Bulan yang penuh kasih sayang untuk kita semua saling menghormati, saling menghargai. Kewajiban kita juga sebagai umat Islam untuk memperbanyak amal saleh. Berbuat baik,” ucap Jokowi.



Sumber: Suara Pembaruan