MK Belum Terima Gugatan Hasil Pilpres dari BPN Prabowo-Sandi

MK Belum Terima Gugatan Hasil Pilpres dari BPN Prabowo-Sandi
Mahkamah Konstitusi. ( Foto: Antara )
Aichi Halik / AHL Kamis, 23 Mei 2019 | 16:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mahkamah Konstitusi (MK) mengaku belum menerima informasi resmi dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga bahwa mereka akan mengajukan gugatan sengketa Pilpres 2019.

Sampai saat ini, MK baru sebatas mendengar kabar pengajuan gugatan lewat media. MK pun menyatakan siap menerima permohonan gugatan dari BPN hingga batas waktu akhir pengajuan gugatan.

"Intinya Mahkamah Konstitusi siap menunggu sampai tenggat waktu habis. Tenggat waktu pengajuan permohonan sengketa pilpres itu besok malam jumat jam 24.00 WIB. Oleh karena itu monggo terserah calon pemohon ini akan datang jam berapa yang pasti MK standby," kata Juru Bicara MK Fajar Laksono di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

"Sampai hari ini tidak ada pemberitahuan, tidak ada informasi secara official kepada MK bahwa mereka akan datang jam berapa," imbuh Fajar

Fajar mengatakan, sudah ada puluhan pihak yang mengajukan konsultasi sengketa pemilu, tetapi ia belum melihat pengajuan permohonan dari BPN langsung.

"Ada sekitar 30 orang atau pihak yang berkonsultasi, saya belum melihat ada tim BPN yang konsultasi. Ada dari partai, tapi BPN belum," tutur Fajar.

Fajar menerangkan, prosedur gugatan pilpres sama seperti legislatif. Para pemohon harus mengajukan gugatan secara pribadi atau lewat kuasa hukum.

Para pemohon juga harus menyerahkan permohonan tertulis kepada MK untuk mengajukan gugatan, serta harus menyertakan daftar alat bukti untuk pengajuan ke MK.

"Kita sama mendengar rencana itu dari media juga mereka akan datang sore ini tapi jam berapanya kita tidak tahu. Apapun sekali lagi MK siap menerima mereka (BPN) kapanpun," ujar Fajar.



Sumber: BeritaSatu TV