PSI Sambut Baik Pembebasan Bersyarat Meliana

PSI Sambut Baik Pembebasan Bersyarat Meliana
Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni bersama Keluarga Ibu Meliana di Medan, Selasa (5/2). ( Foto: istimewa )
Yustinus Paat / HA Jumat, 24 Mei 2019 | 01:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Terkait kabar dikabulkannya pembebasan bersyarat Meliana, terpidana penodaan agama di Tanjung Balai, Sumatera Utara, yang dihukum 18 bulan penjara, PSI menyambut baik pembebasan bersyarat Meliana yang telah menjalani dua per tiga masa hukumannya.

Meliana bebas dari tahanan LP Perempuan Tanjung Gusta pada hari Selasa (21/5/2019) pada pukul 11.00 WIB disambut keluarga dan pengacaranya.

“Kami menghargai pembebasan bersyarat yang diberikan kepada Meliana,” kata Juru Bicara PSI Surya Tjandra dalam keterangannya, Kamis (24/5/2019).

PSI menilai sudah terlalu banyak derita dialami Meliana dan keluarga hanya karena mengeluhkan suara azan dari masjid dekat rumahnya yang terlalu keras.

“Keluarga Meliana harus meninggalkan rumahnya di Tanjung Balai dan sekarang mengontrak di Medan, delapan jam perjalanan dari tempat asalnya. Suaminya yang bekerja sebagai penjaga rumah walet pun kehilangan pekerjaan,” jelas Surya.

PSI, kata Surya, sudah terlibat mendukung Meliana bersama tim pengacaranya sejak awal. PSI selalu berkomitmen untuk menunjukkan solidaritas bagi semua warga negara yang mengalami ancaman dan persekusi dari masyarakat lain semata karena perbedaan etnis maupun agamanya

"Bagi PSI kasus Meliana adalah contoh penegakan hukum yang belum mampu keluar dari diskriminasi dan perilaku intoleran di masyarakat. Meliana adalah contoh bagaimana perbedaan masih bisa menjadi alasan untuk kekerasan di negeri ini, seharusnya ia dilindungi bukan malah dihukum,” tegas Surya.

PSI berharap masyarakat terus ingat adanya kasus ini, dan memastikan hukum bisa berdiri tegak untuk semua golongan. Terkait itu PSI mendukung rencana tim pengacara untuk mengajukan peninjauan kembali untuk kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami akan berkoordinasi dengan tim pengacara Meliana di Medan terkait peninjauan kembali tersebut,” imbuh Surya.

Kasus Meliana menjadi salah satu kasus yang menjadi perhatian besar di masyarakat. Pada kesempatan berbeda, baik Sekjen PSI Raja Juli Antoni maupun Ketua Umum PSI Grace Natalie, juga sudah mengunjungi Meliana di LP Perempuan Tanjung Gusta, Medan.



Sumber: BeritaSatu.com