Ketua DPR Berharap Setelah Jumpa JK, Prabowo Segera Bertemu Jokowi

Ketua DPR Berharap Setelah Jumpa JK, Prabowo Segera Bertemu Jokowi
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslan (kanan) dan Ketua DPR Bambang Soesatyo (kiri) saat menghadiri buka puasa bersama Kadin di Jakarta, Jumat (24/5/2019). Kegiatan tersebut mengangkat tema "Membangun Silaturahmi Menuju Indonesia Jaya". ( Foto: ANTARA FOTO / Dhemas Reviyanto )
Yustinus Paat / JAS Jumat, 24 Mei 2019 | 21:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi pertemuan dua tokoh bangsa, Jusuf Kalla dengan Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut diharapkan mampu mencairkan suasana politik tanah air yang memanas. Bahkan jika memungkinkan, Bamsoet berharap jika dalam waktu dekat ini dilanjutkan pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo.

"Silaturahmi para elite politik sangat bagus untuk meneduhkan kondisi para pendukung masing-masing. Jika elite bisa bersikap hangat dan saling menghormati satu sama lain, maka pendukung di bawah juga akan meneladani," ujar Bamsoet di sela-sela acara Buka Puasa Bersama Kadin Indonesia dengan Presiden Jokowi di Jakarta, Jumat (24/05/19).

Bamsoet menilai pertemuan Jokowi dan Prabowo bakal sangat berdampak besar terhadap situasi bangsa saat ini. Menurut dia, pertemuan tersebut bisa menciptakan situasi yang kondusif yang juga akan berpengaruh terhadap dunia politik dan termasuk dunia usaha.

"Kami sendiri dari kalangan dunia usaha sangat berkepentingan situasi politik nasional bisa segera kembali kondusif," tandas dia.

Bamsoet juga mengapresiasi langkah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno melaporkan berbagai dugaan tindak kecurangan Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi. Penggunaan jalur konstitusional ini akan semakin menguatkan demokrasi di Indonesia, ketimbang melakukan aksi massa yang mengganggu ketertiban umum.

"Karena sudah menggunakan jalur konstitusional, mudah-mudahan apapun keputusan Mahkamah Konstitusi nantinya harus dihormati oleh semua pihak, Baik itu dari pihak BPN maupun TKN, maupun dari para pendukung masing-masing. Karena kami di dunia usaha, sekali lagi berkepentingan situasi politik dapat segera kondusif,” tutur Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini berharap, selama proses hukum di MK tidak ada lagi pengerahan aksi massa yang bisa memancing kekisruhan. Berikan kesempatan kepada para pengacara masing-masing serta hakim konstitusi untuk menyelesaikannya secara konstitusional.

"Jangan sampai selama proses persidangan di MK maupun setelah MK mengeluarkan putusan yang bersifat final dan mengikat, justru diwarnai dengan aksi demonstrasi lagi. Jika seperti ini terus, masyarakatlah yang akan menjadi korbannya. Apapun putusan MK, wajib dihormati oleh seluruh pihak," pungkas Bamsoet.



Sumber: BeritaSatu.com