DPD Jatim Nilai Airlangga Sukses Pimpin Golkar

DPD Jatim Nilai Airlangga Sukses Pimpin Golkar
Anggota DPR dari Golkar, Zainuddin Amali (kanan) berfoto bersama rekannya Bambang Soesatyo. ( Foto: Beritasatu.com/Markus Junianto Sihaloho )
Robertus Wardi / JAS Minggu, 26 Mei 2019 | 15:14 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar (PG) Jawa Timur (Jatim) mendukung penuh kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) PG Airlangga Hartarto. DPD Jatim menilai Airlangga sukses memimpin partai berlambang pohon beringin itu.

"Airlangga sukses menyelamatkan partai di tengah besarnya potensi penurunan suara," kata Ketua DPD PG Jatim Zainuddin Amali di Surabaya, Jatim, Minggu (26/5/2019).

Ia menjelaskan Golkar hampir saja terpuruk dengan banyaknya masalah yang mendera partai tersebut selama lima tahun terakhir. Mulai dari masalah dualisme hingga penetapan tersangka untuk kasus korupsi beberapa elite Golkar, mulai Setya Novanto hingga Idrus Marham.

"Ibarat pesawat, Golkar mengalami turbulensi luar biasa. Terjadi perselisihan internal yang panjang dan hampir pecah. Berbagai kasus korupsi juga terjadi untuk beberapa elit," ujar Zainuddin dalam keterangan pers yang diterima Suara Pembaruan pada Minggu (26/5/2019) siang.

Menurutnya, saat Airlangga memimpin, hampir semua lembaga survei memprediksi Golkar akan mengalami penurunan dahsyat di Pemilu 2019. Diperkirakan, Golkar hanya akan meraih enam persen kursi DPR RI.

Namun, hasil Pemilu Legislatif tanggal 17 April lalu memperlihatkan Golkar meraih 14 persen kursi di parlemen dengan total 85 kursi.

"Beliau (Airlangga) membawa sampai ke 14, hampir 15 persen. Kami pikir ini pencapaian yang luar biasa," ujar Zainuddin yang juga Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jatim 3 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ini.

Dia tidak sepakat dengan beberapa pihak yang masih meyebut Airlangga gagal memenuhi target.

Bagi DPD Jatim, Airlangga adalah juru selamat bagi Golkar dalam dua tahun terakhir. Pasalnya Airlangga baru menjabat sebagai ketua umum hampir dua tahun dan berhasil mengangkat kembali suara Golkar.

"Kalau ada yang kecewa, kami justru mengapresiasi. Golkar memiliki lima ketua umum dalam lima tahun,yaitu Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Setya Novanto, Idrus Marham, dan Airlangga Hartarto. Sehingga, konsolidasi partai memang tidak mudah," tegasnya.

Untuk diketahui, Partai Golkar mendapatkan 85 kursi dari 575 kursi DPR RI. Memperoleh sekitar 14 persen kursi DPR RI, Golkar berada di bawah PDI Perjuangan sebagai partai dengan perolehan terbesar di DPR RI.

Jatim menyumbang 11 kursi DPR RI, 13 kursi DPRD Jatim dan 185 kursi DPRD Kabupaten/Kota se-Jatim.

"Capaian ini luar biasa. Mendapatkan 85 kursi, kami pikir menjadi capaian luar biasa," tegas Zainuddin yang juga anggota DPR RI dari dapil Jatim XI ini.‎



Sumber: Suara Pembaruan