Menlu Lapor Posisi Indonesia Sebagai Ketua DK PBB

Menlu Lapor Posisi Indonesia Sebagai Ketua DK PBB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat memimpin pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) tentang situasi Timur Tengah di New York, Amerika Serikat (AS), Rabu (22/5/2019). ( Foto: Kemlu RI / Dokumentasi )
Carlos KY Paath / JAS Senin, 27 Mei 2019 | 17:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Indonesia menjadi Presiden Dewan Keamanan (DK) Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) selama Mei 2019. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi melaporkan mengenai hal itu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya baru saja bertemu dengan Presiden. Laporan singkat mengenai keketuaan Indonesia di DK PBB. Saya baru dari New York untuk kembali memimpin dua pertemuan di DK. Pertama adalah pertemuan mengenai atau membahas isu Timur Tengah, termasuk Palestina,” kata Retno.

Hal itu disampaikan Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/5/2019). Pertemuan DK PBB berikutnya, menurut Retno, membahas terkait perlindungan warga sipil di sejumlah wilayah konflik. Indonesia akan menjadi ketua di DK PBB selesai pada 31 Mei 2019.

Retno mengungkap, anggota PBB mengapresiasi Indonesia sebagai ketua DK. Tak hanya itu, perhelatan Pemilu 2019 pun turut diapresiasi. “Mereka sangat mengapresiasi pelaksanaan pemilu Indonesia,” ungkap Retno.



Sumber: Suara Pembaruan