Tjahjo Tepis Tuduhan soal Mobilisasi ASN Pilih Jokowi-Ma'ruf

Tjahjo Tepis Tuduhan soal Mobilisasi ASN Pilih Jokowi-Ma'ruf
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. ( Foto: Puspen Kemdagri )
Carlos KY Paath / JAS Jumat, 31 Mei 2019 | 13:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) menuding Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) memobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menepis tuduhan tersebut.

“Kalau ada tuduhan ke Pak Jokowi, mungkin saya sebagai Mendagri menggerakkan atau mobilisasi PNS (Pegawai Negeri Sipil), itu secara fakta dan kenyataan bisa di lapangan bisa dicek. Sama sekali tidak ada mobilisasi,” tegas Tjahjo di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Tak hanya terkait ASN, pihak Prabowo-Sandi dalam materi gugatan hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK) juga menyertakan bukti pemberitaan dukungan kepala daerah terhadap Jokowi-Ma'ruf. Menanggapi itu, Tjahjo pun menegaskan, pihaknya tidak pernah memberikan instruksi.

“Soal kepala daerah deklarasi (dukung Jokowi-Ma'ruf), itu inisiatif dan kesadaran masing-masing. Tidak pernah ada instruksi atau arahan dari pusat. Saya sebagai Mendagri menjamin bahwa kepala daerah mengikuti aturan main sebagaimana ketentuan undang-undang yang ada,” tegas Tjahjo.

Tjahjo menambahkan, kewenangan penyelenggaraan pesta demokrasi ada pada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sementara pengawasannya menjadi ranah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta DPR.

“Fungsi pemerintah adalah hanya membantu sebagaimana permintaan KPU. Misalnya seperti dukcapil (kependudukan dan pencatatan sipil) maupun perbantuan daerah,” imbuh Tjahjo.



Sumber: Suara Pembaruan