Presiden Jokowi Terima Banyak Masukan dari Purnawirawan TNI
Logo BeritaSatu

Presiden Jokowi Terima Banyak Masukan dari Purnawirawan TNI

Jumat, 31 Mei 2019 | 19:25 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima banyak masukan dari sejumlah purnawirawan TNI mengenai kondisi kebangsaan akhir-akhir ini. Demikian disampaikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

“Tentu banyak masukan-masukan yang telah diberikan oleh para purnawirawan, apalagi Pak Rais Abin, itu kan usia sudah 93 tahun. Sudah mengalami berbagai rezim pemerintahan saya kira, masukannya pasti positif,” kata Wiranto.

Hal itu diungkap Wiranto seusai pertemuan tujuh purnawirawan TNI dengan Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/5). “Menyangkut masalah bagaimana kondisi dan situasi terkini,” ujar Wiranto.

Adapun para purnawirawan yang hadir diantaranya Rais Abin, Sintong Pandjaitan, Wijoyo Suyono, Wismoyo Arismunandar, dan Djoko Suyanto. Menurut Wiranto, topik pembicaraan menyangkut politik, dan keamanan.

“Masalah-masalah yang menyangkut bagaimana negeri ini tetap terjaga stabilitasnya, baik politik maupun keamanan,” ujar Wiranto. Penangkapan beberapa purnawirawan TNI, karena dugaan makar juga turut dibahas.

Mengenai itu, Wiranto menyatakan, hukum sepatutnya ditegakkan. Wiranto berharap masyarakat tidak berspekulasi tanpa memahami permasalahan utama. “Kita ingin supaya kita tunggu saja proses hukum supaya konstruksi hukumnya lengkap,” tegas Wiranto.

Wiranto menuturkan, setiap mantan prajurit mempunyai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Wiranto optimistis dua hal tersebut senantiasa dipegang teguh. “Salah satunya adalah kita selaku menjadi bhayangkari negara dan bangsa Indonesia,” ucap Wiranto.

Wiranto pun menjelaskan, “Bhayangkari artinya apa, mengamankan, penjaga, sehingga saat kita masih aktif maupun sudah purnawirawan semangat sebagai bhayangkari negara itu masih ada. Dalam Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dan mengisyaratkan bahwa politik tentara itu adalah politik negara, politik kenegaraan dan politik kebangsaan.”



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wacana Referendum Aceh, Moeldoko: Itu Emosi Saja

Moeldoko mengingatkan bila ada niat serius melakukan referendum bakal ada resiko hukum yang diterima.

POLITIK | 31 Mei 2019

NKRI Harga Mati dan Final, Tidak Ada Alasan Referendum

Menurut Arteria, semua pihak harus memegang teguh komitmen bersama untuk persatuan dan kesatuan NKRI.

POLITIK | 31 Mei 2019

Besok, KPU Mulai Umumkan Hasil Audit Dana Kampanye Peserta Pemilu

Pengumuman hasil audit dana kampanye peserta pemilu baik pasangan calon presiden-wakil presiden dan partai politik peserta pemilu melalui website KPU.

POLITIK | 31 Mei 2019

Ucapkan Selamat Hari Pancasila, Tjahjo: Kuat Karena Bersatu

Menurut Tjahjo, ucapan selamat Hari Lahir Pancasila bisa dijadikan status di media sosial.

POLITIK | 31 Mei 2019

Wiranto: Tidak Ada Ruang Bagi Referendum

"Hanya dekolonialisasi yang bisa masuk dalam proses referendum seperti Timor-Timur. Saya kira enggak ada, itu sebatas wacana," jelas Wiranto.

POLITIK | 31 Mei 2019

Ketua KPU: Siapapun Pemimpin Terpilih di Pemilu Harus Dihormati

"Pemilu 2019 sudah kita laksanakan, puasa Ramadan sudah kita tunaikan. Jadi mari sama-sama kita raih kemenangan untuk semua, karena ini kemenangan bersama."

POLITIK | 31 Mei 2019

Anggota DPR Asal Aceh Sebut Referendum Tak Perlu Ditanggapi Berlebihan

Menurut Nasir Djamil, pernyataan mantan panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf hanya pendapat pribadi.

POLITIK | 31 Mei 2019

Moeldoko: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Diupayakan Setelah Idulfitri

Penghubung lain telah dikirim untuk mengupayakan pertemuan.

POLITIK | 31 Mei 2019

KPU Sebut Wacana Referendum Imbas dari Political Game Para Elite

Pramono mengimbau para elite agar segera melakukan rekonsiliasi yang bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

POLITIK | 31 Mei 2019

Anggota DPR: Tak Ada Lasan untuk Referendum Aceh

NKRI itu harga mati, sudah final, dan wajib hukumnya persatuan dan kesatuan harus dipertahankan.

POLITIK | 31 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS