Moeldoko: Pemerintah Sangat Serius Tangani Berbagai Konflik Agraria

Moeldoko: Pemerintah Sangat Serius Tangani Berbagai Konflik Agraria
Moeldoko ( Foto: istimewa )
Carlos KY Paath / FMB Rabu, 12 Juni 2019 | 15:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah berkomitmen menangani konflik agraria. Koordinasi dengan sejumlah pihak secara intensif dilakukan melalui Kantor Staf Presiden (KSP). Demikian disampaikan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

“Kami telah lakukan koordinasi terkait upaya pemerintah selesaikan konflik agraria. Pada dasarnya, pemerintah sangat serius menangani berbagai konflik yang terjadi,” kata Moeldoko seusai Rapat Tingkat Menteri dengan topik “Mengurai Sengketa Pertanahan Dalam Reforma Agraria” di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Menurut Moeldoko, penyelesaian konflik agraria memang bukan perkara mudah. Moeldoko mengambil contoh kasus di Semana Nenek, Riau. Moeldoko menjelaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah melakukan pelepasan tanah.

“Tetapi begitu dilepaskan ke pemda (pemerintah daerah), ternyat pemda juga kesulitan mencari nominatif, kepada siapa tanah itu diberikan. Ini juga persoalan yang tidak mudah. Untuk itu kita terus rapat guna mencari upaya bersama seluruh konflik agraria,” ucap Moeldoko.

Mantan panglima TNI tersebut menuturkan, KSP menerima pengaduan 666 kasus tanah. “Dari apa yang kami dapatkan di KSP, berbagai laporan yang masuk ke sini, itu ada 666 kasus. Dari itu ada 435 kasus yang memiliki dokumen. Sisanya tidak memiliki dokumen,” ungkap Moeldoko.

Moeldoko pun menyebut, “Kita peras lagi, berapa kasus yang bisa diselesaikan? Ada 167 kasus jangka pendek yang harapan kita bisa segera selesaikan. Inilah perlunya kita duduk bersama dengan kementerian/ lembaga untuk segera bisa dituntaskan.”

Rapat turut dihadiri di antaranya oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, termasuk perwakilan kementerian/ lembaga terkait.



Sumber: Suara Pembaruan