Minta Pendukung Tak Lakukan Aksi di MK, Moeldoko: Prabowo Bijaksana

Minta Pendukung Tak Lakukan Aksi di MK, Moeldoko: Prabowo  Bijaksana
Moeldoko ( Foto: istimewa )
Carlos KY Paath / MPA Rabu, 12 Juni 2019 | 18:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Imbauan calon presiden (capres) 02 Prabowo Subianto agar pendukungnya tak melakukan aksi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, ditanggapi positif. Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf), Moeldoko, bahkan menyebut permintaan Prabowo tersebut bijaksana.

“Saya pikir itu imbauan yang bagus. Itu sudah keputusan Pak Prabowo yang sangat bijaksana itu, tidak ada lagi yang turun ke jalan,” kata Moeldoko yang juga Kepala Staf Kepresidenan di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Rabu (12/6).

Meski begitu, Moeldoko berharap Prabowo dan orang di sekitarnya tidak ambigu. Sama seperti sebelumnya, lanjut Moeldoko, Prabowo memutuskan menggugat hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 di MK, tetapi massa pendukung menggelar aksi unjuk rasa.

“Pak Prabowo sudah mengatakan 'kita mengambil jalan konstitusi', sudah jelas mengatakan begitu kenapa masih ada peristiwa di jalanan? Nah itu berarti kan ambigu. Jadi jangan lagi yang di kanan-kirinya (Prabowo) mengembangkan pemikiran yang ambigu. Jangan satu sisi ke MK, satu sisi masih saja di jalanan. Itu enggak benar,” tegas Moeldoko.

Pada bagian lain, Moeldoko menyatakan, TKN Jokowi-Ma'ruf siap menjadi pihak terkait dalam gugatan yang dilayangkan Prabowo. “Kita udah siap secara substansi. Kita monitor dari materi gugatan (Prabowo), itu bisa diatasi oleh tim hukum kita yang relatif sangat kredibel. Enggak masalah,” ucap Moeldoko.

Disinggung mengenai klaim Prabowo memenangkan Pilpres 2019 dengan suara 52 persen, menurut Moeldoko, hal tersebut nantinya dibuktikan di persidangan. “Saya tidak ingin memengaruhi,” kata mantan Panglima TNI tersebut



Sumber: Suara Pembaruan