Bahan Sidang MK, KPU Kabupaten Bogor Serahkan Alat Bukti ke KPU

Bahan Sidang MK, KPU Kabupaten Bogor Serahkan Alat Bukti ke KPU
Kantor KPU Kabupaten Bogor ( Foto: Beritasatu TV )
Vento Saudale / CAH Kamis, 13 Juni 2019 | 11:54 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Guna memenuhi bahan sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor membuka kotak suara untuk mengambil formulir yang digunakan sebagai alat bukti dalam penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

Instruksi pembukaan kotak suara di tingkat kabupaten ini sesuai dengan surat edaran KPU melalui KPU Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan enam dokumen yang dikeluarkan dari kotak suara untuk Pilpres 2019 lalu diserahkan sebagai pembuktian dalam sidang perdana MK.

"Ada 6 item di kotak ini kita ambil, DA berita di tingkat kecamatan, DA1 itu di tingkat desa, 435 desa, DA2 ini berita acara keberatan saksi di tingkat kecamatan kemudian DATT ini berita acara tanda terima yang ada di kecamatan dari Desa kalau DADH berita acara daftar hadir ketika rekapitulasi di tingkat kecamatan dan DAC6 berita acara pengembalian C6 yang tidak terdistribusikan ke pemilih," Ummi mengonfirmasi, Kamis (13/6/2019).

Setumpuk dokumen alat bukti itu lanjut Ummi, akan diserahkan ke KPU RI batas Rabu kemarin. KPU Kabupaten Bogor memastikan, penyerahan sesuai dengan prosedur dan tidak melanggar jika melewati batas akhir.

Sementara untuk menghadapi PHPU Pileg, Ummi menyebut ada dua sengketa. Namun dirinya belum mendapat instruksi dari KPU pusat.

"PHPU pileg ada dua dari PPP Dapil 2 di DPRD Kabupaten dan Nasdem di Dapil 4 tetapi register itu infonya dari MK per 1 Juli dikeluarkan mana yang lanjut dan mana yang tidak tergantung permohonan mereka," tandasnya.

Seperti diketahui, dalam peraturan MK menyebutkan bahwa KPU berkewajiban menjawab gugatan dengan menghadirkan bukti-bukti terkait dalam proses persidangan.



Sumber: BeritaSatu.com