Sejumlah Elite PD Dorong Kongres Luar Biasa

Sejumlah Elite PD Dorong Kongres Luar Biasa
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua. ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath / JAS Kamis, 13 Juni 2019 | 15:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah elite Partai Demokrat (PD) mendorong Kongres Luar Biasa (KLB). KLB digelar dalam rangka pembenahan organisasi. Demikian disampaikan Anggota Majelis Tinggi PD, Max Sopacua dalam Deklarasi Gerakan Moral Penyelamatan PD (GMPPD) di Jakarta, Kamis (13/6).

“Kalau ditanya masalah gerakan ini (GMPPD) berujung KLB, bisa saja. Untuk pembenahan organisasi, menghadirkan SDM (sumber daya manusia) yang baik. Perlu ada perubahan,” tegas Max. Turut hadir dalam deklarasi tersebut diantaranya, anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok dan Yusuf Ishak dari Komisi Pengawas PD.

Menurut Max, Ketua Umum (ketum) PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Kalau KLB, kita tidak susah. Pak SBY tinggal serahkan ke AHY. Ada AHY yang sudah dipasang di depan. Kalau KLB, AHY acuan mendasar bagi kita untuk menjadi pemimpin. Kami akan tunggu tanggapan Pak SBY. Kami tunggu direstui atau tidak,” ungkap Max.

Max menuturkan, GMPPD dibentuk akibat ketimpangan dalam PD. Beberapa elite PD tak lagi membahas mengenai upaya membesarkan partai, melainkan persoalan pasangan calon presiden dan wakil presiden 01 serta 02.

“Kami ingin selamatkan Partai Demokrat. Kalau Pemilu sekarang 7,7 persen dan berada di peringkat 7, kami ingin partai ini menanjak kembali. Karena pernah jadi partai penguasa dan Pak SBY jadi presiden dua periode,” ucap Max.

Max menambahkan, pihaknya prihatin dengan situasi internal. Selain itu, pihaknya juga mendengar banyak opini negatif terhadap PD dari masyarakat, ulama, dan politisi partai lain.

“Partai Demokrat menjadi pembicaraan ramai, ketika ada sekelompok orang yang mau membubarkan koalisi. Ini mencemarkan nama Partai Demokrat di media massa dan masyarakat,” tegas Max.



Sumber: Suara Pembaruan