Wiranto Tegaskan Aparat Tetap Waspada Hadapi Sidang MK

Wiranto Tegaskan Aparat Tetap Waspada Hadapi Sidang MK
Wiranto. ( Foto: Antara )
Robertus Wardi / FER Kamis, 13 Juni 2019 | 16:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Wiranto mengemukakan, aparat TNI dan Polri tetap waspada dalam menghadapi sidang gugatan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6/2019). Aparat siaga penuh untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi.

"Aparat keamanan, baik kepolisian atau TNI terus bersiaga penuh untuk menjaga berbagai kemungkinan yang mungkin dapat terjadi," kata Wiranto di Kementerian Polhukam, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Wiranto meminta masyarakat untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Tidak perlu takut atau tidak masuk kerja hanya karena ada sidang MK besok. Masyarakat juga jangan percaya dengan berbagai berita bohong atau hoax yang beredar di rana sosial media (Sosmed).

"Masyarakat supaya tenang, baik di ibukota maupun di daerah-daerah yang kita anggap kritis. Saya kira aparat keamanan terus berjaga-jaga," tegas Wiranto.

Wiranto juga menjamin kondisi nasional akan aman-aman saja. Apalagi sudah ada pernyataan dari Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, yang meminta pendukungnya tidak datang ke Jakarta. Prabowo juga telah meminta pendukungnya untuk mengikuti sidang MK dengan tertib.

"Sebenarnya dengan pernyataan Pak Prabowo kemarin kita betul-betul sangat mengapresiasi. Saya menaruh hormat betul atas pernyataan beliau untuk mengajak para pendukungnya, para simpatisannya untuk melakukan langkah-langkah yang positif, menghormati hukum, menjaga perdamaian, kerukunan. Bahkan beliau, kata-katanya memohon kepada para pendukungnya untuk tidak berbondong-bondong ke Mahkamah Konstitusi. Beliau minta supaya proses hukum berjalan dengan baik tanpa diganggu dengan gerakan-gerakan massa," tutur Wiranto.

Wiranto berharap, para pendukung Prabowo bisa mengikuti himbauan tersebut. Jika para pendukungnya tertib dan mengikuti himbauan Prabowo, kondisi bangsa akan aman dan baik-baik saja.

"Kita berharap memang dapat dipatuhi oleh para pendukung beliau, para simpatisan beliau. Saya yakin kalau itu dipatuhi dan ditaati maka tentu suhu politik menjadi dingin kembali, keamanan menjadi terjaga. Saya kira merupakan kondisi yang sangat kondusif untuk melanjutkan pembangunan setelah kita harus melaksanakan suatu pemilu yang memang sangat komplek, besar, tapi sudah dapat dilaksanakan dengan baik," tutup Wiranto.

 



Sumber: Suara Pembaruan