Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf Siap Hadapi Sidang Perdana Gugatan Pilpres

Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf Siap Hadapi Sidang Perdana Gugatan Pilpres
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani (kiri) bersama kuasa hukum Yusril Ihza Mahendra (tengah) dan Wakil Direktur Hukum dan Advokasi Juri Ardiantoro (kanan) berkonsultasi dengan petugas di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin 27 Mei 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Yeremia Sukoyo / JAS Kamis, 13 Juni 2019 | 16:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kuasa hukum pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengaku siap menghadapi sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang akan digelar Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (14/6/2019) besok.

"Kami semua sudah siap menghadapi ini. Tidak ada hal yang serius bagi kami," kata tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra sesaat setelah penyerahan berkas tanggapan di gedung MK, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Menurut Yusril, pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk mementahkan segala tuduhan atas gugatan yang sudah dilayangkan tim hukum 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno). Termasuk, kesiapan seluruh pengacara yang akan hadir di sidang MK besok.

Sebelumnya, kuasa hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) menyambangi Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (13/6). Kedatangan tim kuasa hukum untuk menyerahkan tanggapan atau keterangan berkas perkara pemohon gugatan Pilpres.

"Kami tim kuasa hukum 01 ada 33 orang menyerahkan tambahan berkas perkara yang tadi sudah diterima dengan baik oleh panitera MK. Yang terpenting dari tambahan berkas perkara itu adalah jawaban keterangan dari pihak terkait termasuk permohonan yang diajukan pemohon Paslon 02," kata Yusril.

Menurut Yusril, pihaknya memberikan tanggapan atau keterangan terhadap gugatan sengketa Pilpres yang diserahkan pemohon pada tanggal 24 Mei 2019 lalu.

"Yang kami serahkan adalah tanggapan atau keterangan terhadap permohonan yang diserahkan oleh pemohon pada tanggal 24 Mei 2019," ujarnya.

Tampak hadir di antaranya Ketua tim kuasa hukum pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, Ketua Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai Nasdem, Taufik Basari, Irfan Pulungan, politisi PDIP Trimedya Panjaitan, dan lain-lain.



Sumber: Suara Pembaruan