Anas Urbaningrum Dinilai Tak Ada Urusan Lagi dengan Partai Demokrat
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Anas Urbaningrum Dinilai Tak Ada Urusan Lagi dengan Partai Demokrat

Jumat, 14 Juni 2019 | 20:22 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Mantan Ketua Umum (ketum) Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum tidak lagi berurusan dengan PD. Karenanya, tudingan Anas berada dibalik Gerakan Moral Penyelamatan PD (GMPPD) dinilai sebagai suatu fitnah.

“Kalau cara berpikirnya konspiratif ya selalu akan menuduh orang. Mas Anas sudah enggak ada urusan dengan Partai Demokrat. Berhentilah menebar fitnah dan merendahkan orang lain,” kata mantan kader PD, Gede Pasek Suardika kepada Beritasatu.com, Jumat (14/6/2019).

Pasek pun menyatakan, Anas bisa saja dulu bertahan di PD. Namun, Anas memilih mengundurkan diri untuk fokus dalam kasus hukumnya. “Mas Anas itu kalau mau bertahan dulu bisa. Akan dilawan hancur-hancuran. Nyatanya kan Mas Anas mundur,” ungkap Pasek.

Pasek menilai pihak-pihak yang menuding Anas mendorong GMPPD sangat tidak memiliki rasa kemanusiaan. “Kok analisa dan infonya cetek (rendah). Kasihan juga Pak SBY (Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono) didampingi orang-orang yang punya analisa cetek,” tukas Pasek.

Pasek kembali menyebut, “Mas Anas itu sudah enggak ada urusan. Enggak akan urus Partai Demokrat. Beliau sedang fokus mencari keadilan. Mau kembali ke Partai Demokrat saja sudah tidak ada keinginan. Masak Pak Anas urusin KLB (Kongres Luar Biasa) terus suruh AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) jadi ketua umum. Logikanya enggak nyambung.”

Pasek juga mengungkap, sejumlah rekan Anas di PD juga telah pindah ke partai lain seperti Nasdem. Pasek berharap urusan PD tak dikaitkan dengan kalangan eksternal. “Jangan sampai urusan internal, cari musuhnya keluar ini menunjukkan ketidakmampuan,” ungkap politisi Partai Hanura tersebut.

Sebelumnya, Anggota Majelis Tinggi PD Max Sopacua dan beberapa tokoh PD mendeklarasikan GMPPD. Max dapat memahami apabila pihak yang tidak menyukai kehadiran GMPPD.

“Kehadiran kami seolah-olah dari Anas dan Marzuki, itu fitnah. Bertemu mereka saja saya tidak pernah. Sekarang berkembang seakan-akan kami mewakili Anas dan Marzuki. Kami hanya punya satu prinsip Partai Demokrat harus diselamatkan,” kata Max di Jakarta, Kamis (13/6/2019).



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kuasa Hukum KPU: Perbaikan Permohonan Prabowo-Sandi Ilegal

KPU secara prinsip dan materi menolak perbaikan permohonan tersebut.

POLITIK | 14 Juni 2019

Marzuki Alie Tolak Wacana KLB Partai Demokrat

Jangan serta merta KLB, apalagi yang diadu domba itu AHY dan SBY.

POLITIK | 14 Juni 2019

Marzuki Alie Tak Setuju dengan Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat

Para kader PD semestinya tidak beradu opini di publik menyangkut persoalan partai.

POLITIK | 14 Juni 2019

Tim Jokowi-Ma'ruf Mengaku Bingung Siapkan Jawaban Gugatan

Keputusan Majelis Hakim Konstitusi yang mengakomodasi perbaikan permohonan Prabowo-Sandi membingungkan.

POLITIK | 14 Juni 2019

Sidang Gugatan Prabowo-Sandi Dilanjutkan Selasa Depan

KPU menggeser jadwal sidang tersebut karena adanya perbaikan jawaban KPU sebagai termohon dan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pihak terkait.

POLITIK | 14 Juni 2019

Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Optimistis Memenangkan Sengketa

Tim kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf menilai kubu Prabowo-Sandi tidak akan mampu membuktikan dalil-dalil yang tertuang dalam permohonan.

POLITIK | 14 Juni 2019

Tim Hukum Jokowi: Kalau Peradilan Umum, Sudah Kami Protes

Tim hukum Jokowi-Ma'ruf menegaskan bahwa tidak ada kekosongan hukum terkait dengan keputusan MK yang mengakomodasi perbaikan gugatan Prabowo-Sandi.

POLITIK | 14 Juni 2019

Aksi Massa di MK, Moeldoko: Relawan 01 Juga Banyak Tapi Saya Tahan

Moeldoko mengimbau semua pihak mempercayakan penyelesaian sengketa hasil Pilpres 2019 kepada MK.

POLITIK | 14 Juni 2019

Soal Perbaikan Gugatan Prabowo-Sandi, MK Putuskan Nanti

Perbedaan penilaian para pihak terhadap perbaikan permohonan Prabowo-Sandi sebaiknya diserahkan kepada majelis hakim yang nantinya akan memutuskan perkara.

POLITIK | 14 Juni 2019

Golkar: Tuduhan Soal Penggelembungan Suara Mengada-ada

Golkar menilai tuduhan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi bahwa telah terjadi penggelembungan suara adalah pernyataan yang mengada-ada.

POLITIK | 14 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS