Anas Urbaningrum Dinilai Tak Ada Urusan Lagi dengan Partai Demokrat

Anas Urbaningrum Dinilai Tak Ada Urusan Lagi dengan Partai Demokrat
Ketua umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (tiga kiri), bersama Wakil Ketua Umum Partai Hanura, I Gede Pasek (dua kanan) dan sejumlah pengurus partai Hanura menggelar konfrensi pers di sela-sela rapat internal verikasi faktual partai Hanura di Jakarta, 15 Januari 2018.. Dalam pertemuan tersebut Partai Hanura di bawah pimpinan OSO memecat Sekjen Hanura Sarifuddin Suding karen di nilai telah merusak marwah partai. ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath / WM Jumat, 14 Juni 2019 | 20:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Mantan Ketua Umum (ketum) Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum tidak lagi berurusan dengan PD. Karenanya, tudingan Anas berada dibalik Gerakan Moral Penyelamatan PD (GMPPD) dinilai sebagai suatu fitnah.

“Kalau cara berpikirnya konspiratif ya selalu akan menuduh orang. Mas Anas sudah enggak ada urusan dengan Partai Demokrat. Berhentilah menebar fitnah dan merendahkan orang lain,” kata mantan kader PD, Gede Pasek Suardika kepada Beritasatu.com, Jumat (14/6/2019).

Pasek pun menyatakan, Anas bisa saja dulu bertahan di PD. Namun, Anas memilih mengundurkan diri untuk fokus dalam kasus hukumnya. “Mas Anas itu kalau mau bertahan dulu bisa. Akan dilawan hancur-hancuran. Nyatanya kan Mas Anas mundur,” ungkap Pasek.

Pasek menilai pihak-pihak yang menuding Anas mendorong GMPPD sangat tidak memiliki rasa kemanusiaan. “Kok analisa dan infonya cetek (rendah). Kasihan juga Pak SBY (Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono) didampingi orang-orang yang punya analisa cetek,” tukas Pasek.

Pasek kembali menyebut, “Mas Anas itu sudah enggak ada urusan. Enggak akan urus Partai Demokrat. Beliau sedang fokus mencari keadilan. Mau kembali ke Partai Demokrat saja sudah tidak ada keinginan. Masak Pak Anas urusin KLB (Kongres Luar Biasa) terus suruh AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) jadi ketua umum. Logikanya enggak nyambung.”

Pasek juga mengungkap, sejumlah rekan Anas di PD juga telah pindah ke partai lain seperti Nasdem. Pasek berharap urusan PD tak dikaitkan dengan kalangan eksternal. “Jangan sampai urusan internal, cari musuhnya keluar ini menunjukkan ketidakmampuan,” ungkap politisi Partai Hanura tersebut.

Sebelumnya, Anggota Majelis Tinggi PD Max Sopacua dan beberapa tokoh PD mendeklarasikan GMPPD. Max dapat memahami apabila pihak yang tidak menyukai kehadiran GMPPD.

“Kehadiran kami seolah-olah dari Anas dan Marzuki, itu fitnah. Bertemu mereka saja saya tidak pernah. Sekarang berkembang seakan-akan kami mewakili Anas dan Marzuki. Kami hanya punya satu prinsip Partai Demokrat harus diselamatkan,” kata Max di Jakarta, Kamis (13/6/2019).



Sumber: Suara Pembaruan