Golkar Dinilai Paling Loyal terhadap Koalisi Jokowi

Golkar Dinilai Paling Loyal terhadap Koalisi Jokowi
Ilustrasi ( Foto: istimewa )
Robertus Wardi / YS Minggu, 16 Juni 2019 | 17:29 WIB

Jakarta, beritasatu.com - Partai Golkar dinilai partai loyal di koalisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Dengan pucuk pimpinan dipimpin Airlangga Hartarto, Golkar mampu menjaga soliditas internal partai dalam mengawal kebijakan-kebijakan Jokowi.

Hal itu disampaikan pengamat politik UIN Jakarta Adi Prayitno di Jakarta, Minggu (16/6/2019).

Ia menanggapi wacana mempercepat Musyawarah Nasional (Munas) untuk menggantikan Airlangga karena dianggap gagal mencapai target dalam Pemilu 2019.

Adi mengatakan meski ada riak kecil sebelum dan usai Pileg dan Pilpres 2019, Golkar tetap terjaga sebagai partai papan atas. Airlangga mampu menjaga soliditas internal Golkar dengan stabil.

"Membangun soliditas bukan perkara mudah mengingat Golkar punya 'DNA' gejolak internal yang dinamis," jelas Adi.

Menurutnya, sosok Airlangga mampu menjadi figur ketua umum yang dipercaya akar rumput Golkar. Sikap resmi politik Golkar yang mengawal Jokowi diterima para kader.

Hal itu terbukti selama masa kampanye dan usai hari pemungutan suara Pilpres 2019, elite Golkar pasang badan mengawal kebijakan serta nawacita Jokowi. Sejumlah elite Golkar yang berada di Tim Kampanye Nasional (TKN) aktif membela kebijakan Presiden terpilih tersebut.

Menurutnya,‎ hal ini tak bisa lepas dari konsolidasi elemen Golkar seperti di DPR yang solid. Suara Golkar di DPR kerap kali membela program Jokowi seperti pembangunan infrastruktur dan kebijakan yang prorakyat.

"Mampu mengonsolidasi berbagai elemen faksi politik di Golkar yang diramu menjadi satu kekuatan yang solid. Buktinya, hampir tak ada protes apapun selama Airlangga memimpin Golkar. Mulai dari kebijakan loyal di koalisi pilpres hingga soal komposisi di partai dan senayan," tutup Adi yang Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Airlangga memegang komando kursi Ketua Umum Golkar sejak Munaslub pada Desember 2017. Sejak Airlangga memimpin, sikap resmi Golkar sangat tegas mendukung Jokowi di Pilpres 2019 dan mengawal pemerintahan Jokowi sampai 2024.‎



Sumber: Suara Pembaruan