TKN Siapkan Jawaban soal Pelintiran Pernyataan Ahli hingga Polri-BIN

TKN Siapkan Jawaban soal Pelintiran Pernyataan Ahli hingga Polri-BIN
Ketua tim kuasa hukum pasangan capres dan cawapres 01, Yusril Ihza Mahendra (kiri) bersama Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani. ( Foto: ANTARA FOTO )
Markus Junianto Sihaloho / JAS Selasa, 18 Juni 2019 | 06:12 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Pendamping Tim Hukum Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arsul Sani, menyatakan pihaknya sudah menyiapkan berbagai materi untuk menanggapi gugatan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi).

Untuk lengkapnya, publik sebaiknya menunggu sidang di Mahakamah Konstitusi (MK). Namun, dia mau membuka beberapa poin yang dibahas.

"Misalnya, yang ada di media sosial soal kutipan yang tidak proper dari Prof Tim Lindsey. Kemudian juga soal yang terkait misalnya tuduhan penyalahgunaan wewenang kekuasaan oleh BIN dan Polri. Ada semuanya," ujar Arsul, Senin (17/6/2019).

Kata dia, pihaknya juga menyiapkan para saksi dari daerah yang dipersoalkan kubu Prabowo-Sandi. Masalah didatangkan atau tidak, akan tergantung keperluan dan dinamika persidangan.

"Kalau tidak perlu kami counter dengan kesaksian, tentu tidak kami bawa," imbuh Wakil Ketua TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin itu.

Jumlahnya akan mengikuti aturan di MK. Saksi fakta berjumlah 15 orang dengan saksi ahli 2 orang.



Sumber: BeritaSatu.com