Ryamizard: Pilpres Sudah Selesai, Tidak Ada Lagi 01 dan 02

Ryamizard: Pilpres Sudah Selesai, Tidak Ada Lagi 01 dan 02
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Robertus Wardi / CAH Rabu, 19 Juni 2019 | 17:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengemukakan Pemilihan Presiden (Pilpres) telah selesai. Dia meminta tidak ada lagi kubu-kubuan antara pendukung 01 dan 02. Semua harus kembali menjadi warga negara Indonesia yang bersatu tanpa ada kubu-kubuan.

‎"Saya harapkan tak ada lagi yang namanya 01 ataupun 02 karena kita semua adalah bangsa Indonesia," kata Ryamizard dalam acara halal bihalal bersama seluruh elemen serta purnawirawan TNI di Gelanggang Olahraga Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (19/6/2019).

Ryamizard hadir pada acara tersebut mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berhalangan hadir. Sebagai tuan rumah adalah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Tampak hadir pada acara itu, mantan Wakil Presiden ke-6 Indonesia, Jenderal (purn) Try Sutrisno, mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo, mantan Menko Polhukam Jenderal (purn) Djoko Santoso dan mantan Komandan Kopassus Mayor Jenderal (purn) Muchdi Purwoprandjono.

‎Sebagaimana diketahui, pada Pilpres 17 April 2019 lalu, ada dua Pasangan Calon (Paslon) yaitu Paslon 01 Jokowi dan Ma'ruf Amin. Penantangnya adalah Paslon 02 yaitu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Ryamizard yang juga mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini mengajak semua komponen bangsa, termasuk TNI untuk menjaga persatuan bangsa. TNI dan para sesepuh harus berada di depan dan berdiri di atas semua golongan.
‎"Ini termasuk tugas pokok TNI, termasuk juga purnawirawan. Kenapa? Karena purnawirawan ini tak pernah dicabut sumpah prajurit dan sapta marga. Tetap melekat sampai mati," tegas Ryamizard.

Sementara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta semua pihak menggunakan momentum Idul Fitri sebagai sebagai sarana membina kerukunan bangsa. Budaya silaturahmi yang penuh kekeluargaan dapat mengikatkan kembali rasa persatuan dan kesatuan serta mengingatkan seluruh anak bangsa bahw semua bersaudara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saya dan seluruh prajurit merasa bangsa dan berterima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada seluruh sesepuh yang hadir di tengah kita. Kami prajurit TNI telah melaksanakan tugas yang diberikan kepada negara dengan penuh semangat dan berhasil melaksanakan tugas mengawal negara kesatuan republik Indonesia. Hal ini tentu tak terlepas dari peran aktif dan bimbingan para sesepuh TNI yaitu para purnawirawan, para pendahulu yang telah paripurna dalam penugasan yang sangat mulia merupakan suri tauladan dan guru bangsa yang akan selalu ditiru oleh generasi penerus TNI. Berbagai keberhasilan yang diraih TNI tak terlepas dari berbagai nilai dan pondasi pemikiran dari generasi TNI terdahulu," ujar Hadi.



Sumber: Suara Pembaruan