Jokowi dan Megawati Bersemangat Berikan Arahan di Rakernas PDIP

Jokowi dan Megawati Bersemangat Berikan Arahan di Rakernas PDIP
Presiden Joko Widodo (tengah) berjalan bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung (kanan) dan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang juga kader PDIP Puan Maharani (kiri) seusai pembukaan Rakernas III PDIP di Sanur, Bali, 23 Februari 2018. ( Foto: Antara / Nyoman Budhiana )
Markus Junianto Sihaloho / CAH Rabu, 19 Juni 2019 | 20:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDI Perjuangan yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan wujud syukur atas kemenangan pemilu sekaligus persiapan partai itu dalam memerkuat pemerintahan periode 2019-2024 demi melaksanakan mandat dari rakyat.

Menurut Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, rakernas diawali dengan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan semangat. Ketua Umum Megawati Soekarnoputri membuka dan lalu memberikan arahan. Hampir 2 jam lamanya Megawati menyampaikan berbagai pesan soal prinsip pemerintahan sesuai ideologi Pancasila.

"Kemudian diikuti arahan dari bapak Presiden Jokowi. Sangat semangat juga Bapak Presiden. Teriakan 'merdeka'-nya tiga kali salam di awal dan di akhir," kata Hasto Kristiyanto, usai rakernas yang dilaksanakan secara tertutup itu, Rabu (19/6/2019).

Jokowi memberikan arahan setidaknya selama 30 menit. Menurut Hasto, rakernas itu menjadi momentum penting bagi partai dalam bersyukur atas dukungan seluruh rakyat Indonesia. Sehingga PDI Perjuangan dan Jokowi-KH Ma'ruf Amin dapat dipercaya rakyat untuk memenangkan pemilu legislatif dan pemilu presiden.

Kepercayaan rakyat ini dimaknakan sebagai tanggung jawab untuk menyusun agenda partai sekaligus agenda bagi bangsa dan negara ke depan.

Rakernas IV juga dilaksanakan dalam rangka persiapan kongres yang kelima pada Agustus mendatang. "Mempersiapkan langkah-langkah strategis dengan melihat ke dalam, melakukan evaluasi terhadap internal PDI Perjuangan," imbuhnya.

Artinya, kata Hasto, partai harus menunjukkan tanggung jawab moral serta etika kedisplinan dalam memahami kondisi rakyat Indonesia dengan sebaiknya. Sehingga persiapan kongres harus dilakukan dengan jernih. Maka itulah rakernas dilaksanakan secara tertutup.

Setelah rakernas, maka para pengurus partai di daerah akan melakukan konferensi tingkat cabang dan daerah. Di situ, para pengurus daerah akan merumuskan apa-apa saja yang dialami masyarakat, untuk kemudian dibawa dalam pertemuan nasional yakni kongres.

Lalu bagaimana dengan isu bahwa akan ada pejabat ketua harian partai? Hasto mengatakan rakernas sama sekali belum berbicara struktur. "Kami belum berbicara struktur," kata Hasto.

Diingatkannya juga, bahwa segala sesuatu yang menyangkut kepartaian akan disampaikan oleh juru bicara partai. Dimana sebagai sekjen, Hasto mengaku ditugaskan juga dalam bidang itu.

Untuk diketahui, sebelumnya mantan Sekjen PDIP Pramono Anung yang mengklaim bahwa akan ada jabatan ketua harian atau wakil ketua umum di partai. Hal itu akan disahkan di dalam kongres mendatang. Rakernas IV adalah prakondisi sebelum dilaksanakannya kongres.



Sumber: Suara Pembaruan