Kemdagri Evaluasi Perpanjangan SKT FPI

Kemdagri Evaluasi  Perpanjangan SKT FPI
Tjahjo Kumolo. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / MPA Senin, 24 Juni 2019 | 17:08 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com –Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) akan mengevaluasi terlebih dahulu pengajuan permohonan perpanjangan Surat Keterangan Tedaftar (SKT) Front Pembela Islam (FPI). Proses itu berlangsung di Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemdagri.

“Sekarang sedang diurus oleh Dirjen (direktur jenderal) Polpum. Sedang dievaluasi dulu,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Menurut Tjahjo, pihaknya telah membentuk tim dalam rangka perpanjangan SKT. Tim tersebut, lanjut Tjahjo, tidak hanya dibentuk untuk FPI, melainkan setiap organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mengajukan perpanjangan SKT.

“Semua ormas yang memerlukan SKT. Karena ada ormas yang mendaftarkan diri di Kemkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia). Ada yang mendaftarkannya cukup di akta notaris juga ada. Ada juga yang mengajukan SKT ke Kemdagri,” ungkap Tjahjo.

Tjahjo menambahkan, komitmen terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi poin-poin yang akan ditinjau oleh Kemdagri. “Setiap pengajuan kembali akan kita nilai, kita telaah, kita pelajari dulu AD/ART yang terbaru bagaimana, komitmen terhadap NKRI dan Pancasila,” imbuh Tjahjo.

Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro menyatakan, pihaknya telah melengkapi seluruh persyaratan perpanjangan SKT. “Semuanya sudah dilengkapi. Jadi tidak ada alasan untuk menolak,” kata Sugito kepada wartawan, Sabtu (22/6).

Kepala Pusat Penerangan Kemdagri, Bahtiar menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan proses. “Ada proses meneliti berkas-berkas pendaftaran. Kalau enggak salah diatur Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57/2017. Nanti ada rapat antar-menteri lintas kementerian, nanti diambil keputusannya apakah diterima atau tidak,” jelas Bahtiar.

Pengajuan perpanjangan disampaikan FPI pada Jumat (21/6). Bahtiar menegaskan, tahapan perpanjangan SKT FPI tak ada bedanya dengan ormas lain. “Berlaku untuk siapa pun. Sama,” tegas Bahtiar. 



Sumber: Suara Pembaruan