Soal Posisi Wagub DKI, Mendagri: Kuncinya dari Partai Pengusung Gubernur

Soal Posisi Wagub DKI, Mendagri: Kuncinya dari Partai Pengusung Gubernur
Mendagri Tjahjo Kumolo memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (09/11/2018). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Carlos KY Paath / CAH Senin, 24 Juni 2019 | 18:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kunci pengisian wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta berada di partai politik (parpol) pengusung. Setelah diputuskan, nama calon wagub (cawagub), pengambilan keputusan berada di DPRD DKI.

“Kunci pengisiannya ya dari partai-partai pengusung yang kompromi dengan Pak Gubernur. Kata Pak Gubernur, sekarang 'bolanya' ada di DPRD,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/6).

Untuk diketahui, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengajukan dua nama cawagub pengganti Sandiaga Uno. Sebab, Gerindra dan PKS koalisi pengusung pemenang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI.

Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto menjadi dua nama yang diserahkan kepada Gubernur DKI Anies Baswedan. “Sekarang tinggal kapan memutuskan untuk diparipurnakan dan diputuskan siapa wagub yang mendampingi Pak Gubernur,” ungkap Tjahjo.

Tjahjo menambahkan, keputusan di DPRD selanjutnya diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri). Kemdagri nantinya menyerahkan kepada Kementerian Sekretariat Negara terkait keputusan presiden dan pelantikan.

Tjahjo menyatakan, regulasi tak mengatur posisi wagub segera diputuskan. “Sekarang saja ada yang hampir selesai juga enggak ada wakil. Kayak Sulawesi Tengah,” imbuh Tjahjo. Sebelumnya, DPRD DKI menjadwalkan rapat paripurna memiih wagub pada 22 Juli 2019.



Sumber: Suara Pembaruan