Dunia Sambut Jokowi

Dunia Sambut Jokowi
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersama Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara "official welcome" dan "family photo" menjelang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di INTEX Osaka, Jepang, pada Jumat, 28 Juni 2019. ( Foto: Istana Kepresidenan )
Asni Ovier / Primus Dorimulu / Carlos KY Paath / AO Jumat, 28 Juni 2019 | 14:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Saat menuruni tangga pesawat di Bandara Internasional Osaka, Jepang, Presiden Jokowi terlihat melangkah mantap dan menebar senyum. Ada kepercayaan diri yang kuat dalam dirinya sebagai peserta pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20.

Ia sungguh hadir sebagai pemimpin Republik Indonesia, sebagai presiden dan kepala negara setelah Mahkamah Konstitusi pada putusannya Kamis (27/6/2019) malam menolak semua tuntutan pemohon dari pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno. Sembilan hakim MK satu suara menolak permohonan kuasa hukum paslon nomor dua untuk mendiskualifikasi kemenangan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin.

Ketika memasuki ruang pertemuan G-20, Jumat (28/6/2019), Jokowi disambut hangat para kepala negara. Di dalam ruangan eksklusif tersebut Jokowi bertemu dan disalami para pemimpin negara yang hadir di KTT G-20. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Presiden Tiongkok Xi Jinping, dan Perdana Menteri Jepang Sinzho Abe, yang menjadi tuan rumah KTT G-20, langsung menyalami Presiden Jokowi.

Di ruangan itu ada juga PM Australia Scott Morrison, PM Kanada Justin Trudeau, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad Bin Salman, dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde. Saat berbincang-bincang dengan mereka, Jokowi selalu menebarkan senyum yang lebar. Sangat percaya diri.

Kepala Protokol Negara Andri Hadi, yang ikut menemani Presiden Jokowi mengatakan, banyak ucapan selamat yang disampaikan para pemimpin di dunia di ruangan itu. Mereka menyelamati Jokowi karena terpilih kembali sebagai Presiden Republik Indonesia dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Congratulation! Congratulation! (Selamat! Selamat!, Red),” kata Andri Hadi menirukan ucapan para kepala negara dan kepala pemerintahan ketika bertemu Presiden Jokowi.

Menurut Andri, ucapan selamat juga datang dalam berbagai kesempatan di sela-sela perhelatan KTT G20. Misalnya, saat menunggu official welcome dan family photo, juga ketika para kepala negara dan kepala pemerintahan akan memulai Leader’s Side Event.

Kita pun bisa memahami sikap Presiden Jokowi yang menunggu sekitar satu jam lebih di Bandara Halim sebelum berangkat ke Osaka. Pukul 21.00 WIB, Jokowi sudah berada di Halim, sementara putusan MK baru disampaikan pukul 22.16 WIB.

Jokowi ingin hadir di forum KTT G-20 dengan sebuah kepastian. Ia tidak mau dipandang sebelah mata sebagai kepala negara yang tidak pasti dipilih kembali untuk periode lima tahun ke depan. Sulit untuk dibayangkan apa yang terjadi seandainya MK menerima gugatan Prabowo.

40 Kepala Negara
Ucapan selamat kepada Jokowi sebenarnya sudah pernah disampaikan oleh kepala negara-negara sahabat. Ucapan selamat itu disampaikan secara langsung maupun melalui media massa dan media sosial sesaat setelah ada hasil hitung cepat (quick count) Pemilu 2019, 17 April 2019, dan penetapan hasil Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), di mana pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin dinyatakan sebagai pemenang pilpres, 21 Mei lalu.

Setelah Pengumuman KPU itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan ada 40 kepala negara dan tiga pimpinan organisasi internasional yang mengucapkan selamat kepada Jokowi. Menurut Menlu, apresiasi terhadap Indonesia dimulai sejak awal proses penghitungan suara Pemilu 2019.

“Pada saat pengumuman (hasil), sejumlah kepala negara menyampaikan selamat kepada Presiden Jokowi. Sejauh ini, per hari ini, per detik ini, sudah ada 40 negara plus tiga organisasi internasional menyampaikan ucapan selamat,” kata Menlu Retno, 27 Mei lalu.

Menurut Menlu Retno, para kepala negara ada yang langsung menelepon Presiden Jokowi. Selain itu, ada yang melalui media sosial, seperti Twitter. Meski begitu, lanjut Retno, masih cukup banyak yang menggunakan cara tradisional.

“Tradisinya, kalau kita diplomatik itu bersurat melalui saluran diplomatik. Waktunya pasti juga akan memakan waktu yang cukup lama,” kata Menlu. Dikatakan pula, Presiden Timor Leste juga berbincang dengan Presiden Jokowi. Sementara Presiden AS Donald Trump memberikan selamat lewat surat secara resmi.

Dalam suratnya yang dirilis Kedutaan Besar RI di Washington DC saat itu, Presiden Trump menyampaikan bahwa Indonesia telah melalui proses transformasi demokrasi yang luar biasa dan patut dijadikan contoh bagi negara-negara lainnya.

Sementara, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan ucapan selamat kepada Jokowi melalui surat resmi bertanggal Kremlin, Moskwa, 21 Mei 2019. Presiden Putin menggarisbawahi pentingnya hubungan persahabatan Indonesia-Rusia.

Presiden Tiongkok Xi Jinping juga mengirimkan pesan berisi ucapan selamat atas terpilihnya kembali Jokowi sebagai Presiden RI. “Atas kemenangan Jokowi, Presiden Xi Jinping telah mengirimkan ucapan selamat kepada beliau,” demikian pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyampaikan pesan ucapan selamat kepada Jokowi yang terpilih kembali menjadi presiden. PM Abe menyampaikan harapan untuk dapat bekerja sama dengan Presiden Jokowi guna memperkokoh hubungan kedua negara.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengucapkan selamat kepada Jokowi melalui akun resmi Twitter @ScottMorrisonMP. Dikatakan, Indonesia adalah salah satu mitra strategis bagi Australia. “Kami berharap dapat memperdalam hubungan antara Australia dan Indonesia untuk kepentingan bersama,” tulis Morrison.

Ekonomi Digital
Kini, ucapan selamat itu disampaikan kembali para kepala negara sahabat kepada Jokowi di sela-sela pertemuan KTT G-20 di Osaka. Ucapan selamat secara langsung itu, yang disampaikan hanya beberapa jam setelah putusan MK, menunjukkan bahwa Indonesia memiliki arti penting bagi AS, Tiongkok, Jepang, Rusia, dan negara-negara lain.

KTT G-20 merupakan kesempatan bagi para pemimpin ekonomi terbesar dunia untuk membahas situasi dan dinamika global yang terjadi saat ini. Presiden Jokowi pun menggunakan kesempatan itu untuk menyampaikan pandangannya dan posisi Indonesia di kancah dunia.

Ada dua hal yang akan disampaikan Presiden Jokowi. “Pertama, berkaitan dengan inovasi di bidang ekonomi digital. Kedua, berkaitan dengan upaya mengatasi kesenjangan,” kata Presiden Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.

Selain itu, Presiden juga akan mengingatkan para kepala negara dan kepala pemerintahan G-20 terkait situasi dunia yang saat ini banyak dipenuhi ketidakpastian dan dibayangi isu perang dagang.

“Saya juga ingin mengingatkan kepada kolega-kolega kita yang hadir, baik perdana menteri, presiden, maupun raja di G-20 terkait situasi dunia yang saat ini dipenuhi ketidakpastian dan dibayangi dengan isu perang dagang. Saya berharap agar negara-negara G-20, pemimpin-pemimpinnya, bisa menunjukkan kearifan dan kepemimpinan kolektif agar situasi yang ada menjadi lebih baik bagi kita semua,” kata Jokowi.

Kita, seluruh rakyat Indonesia, tentu berharap agar kehadiran Presiden Jokowi yang penuh percaya diri di KTT G-20 Osaka membawa energi positif bagi Indonesia dan dunia. Kita tentu berharap agar sikap dan posisi Indonesia dalam pertarungan ekonomi global, yang akan disampaikan Presiden Jokowi, bisa membawa perbaikan yang berarti bagi dunia.

Di sisi lain, kepercayaan diri yang ditampilkan Jokowi setelah dipastikan terpilih kembali melalui putusan MK, juga ikut membuat seluruh rakyat Indonesia bisa percaya diri dalam bergaul dengan masyarakat dunia. Kepercayaan diri Jokowi itu harus bisa menular kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia. Jangan lagi kita menjadi bangsa yang minder ketika berhadapan dengan rakyat dari negara lain.

Kejayaan atlet-atlet Indonesia saat bertanding pada Asian Games 2018 lalu juga menunjukkan bahwa kepemimpinan Jokowi mampu mengangkat kepercayaan diri seluruh rakyat Indonesia. Pembangunan infrastruktur, terutama di bidang transportasi seperti jalan trans Papua dan Sumatera serta MRT dan LRT, juga akan membuat rakyat Indonesia semakin bangga akan negaranya.

Dengan berlanjutnya kepemimpinan Jokowi, maka berbagai pembangunan itu juga dapat dipastikan akan berlanjut, terutama di daerah-daerah terpencil. Selamat Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf. Lanjutkan pembangunan Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com