Jokowi Beri Sinyal Dukung Airlangga Tetap Pimpin Golkar

Jokowi Beri Sinyal Dukung Airlangga Tetap Pimpin Golkar
Airlangga Hartarto. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / AO Selasa, 2 Juli 2019 | 22:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah dinamika internal Partai Golkar yang saat ini sedang bergulir soal dorongan Musyawarah Nasional dan bursa calon ketua umum, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengajak ketua DPD I Partai Golkar dari seluruh Indonesia untuk menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Senin (1/7/2019).

Diakui Airlangga, pertemuan tersebut adalah ajang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi seluruh ketua DPD I Partai Golkar untuk memberi ucapan selamat kepada Jokowi yang kembali terpilih sebagaipPresiden periode 2019-2024.

Jaringan Aktivis Muda Partai Golkar mengatakan, pertemuan tersebut juga memperlihatkan sinyal bahwa Presiden Jokowi ingin agar Airlangga tetap memimpin Partai Golkar.

"Pertemuan tersebut tentu bukan tanpa pesan dan konteks. Bagi Partai Golkar, itu jelas menjadi sinyal bahwa Presiden Jokowi memberi dukungan kepada Pak Airlangga untuk kembali memegang nakhoda Partai Golkar. Beliau bukan saja ketua umum, tetapi juga menteri dalam kabinet Jokowi sehingga chemistry pasti sudah juga terbangun," kata Koordinator Jaringan Aktivis Muda Partai Golkar Jack Paskalis di Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Menurut Jack, kehadiran para ketua DPD I Golkar menemui Jokowi adalah juga tanda saat ini Golkar sangat solid untuk mengawal dan memperkuat pemerintahan ke depan. Menurut dia, gerakan sekelompok orang di Golkar tidak mengurangi soliditas di level pimpinan partai.

"Bahwa ada gerakan dari sekelompok orang di Golkar saat ini sangat tidak mengurangi soliditas di level pimpinan partai, terutama di daerah-daerah. Soliditas ini sangat diperlukan untuk memperkuat pemerintahan ke depan," kata Jack.

Pertemuan yang digelar di Istana Bogor tersebut, menurut Jack, juga memperlihatkan bahwa Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus terhadap kondisi dan perkembangan Partai Golkar. Jokowi juga berharap agar dinamika dalam tubuh Partai Golkar bisa terjaga dengan baik dan menghindari terjadinya perpecahan kembali.

"Di sisi lain, tentu saja ini menjadi harapan Presiden Jokowi agar Golkar harus tetap bersama dia selama lima tahun ke depan. Presiden membutuhkan dukungan politik dari Partai Golkar untuk pembangunan bangsa Indonesia lima tahun ke depan," kata Jack.



Sumber: BeritaSatu.com